Padang – Senator Sumatera Barat mengusulkan pembukaan rute penerbangan langsung dari Bali ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Usulan ini bertujuan untuk mendongkrak sektor pariwisata daerah.
Irman Gusman menilai konektivitas udara menjadi kunci utama untuk mempromosikan pariwisata Sumatera Barat dan Kepulauan Mentawai. Rute langsung Bali-BIM akan mempermudah akses wisatawan mancanegara.
“Kita ingin wisatawan lebih mudah datang, sekaligus memperkuat identitas Sumatera Barat dan Mentawai sebagai destinasi berkelas dunia,” ujar Irman.
Data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mencatat Bali menerima 5,2 juta wisatawan mancanegara setiap tahun. Sebanyak 28% di antaranya berminat menjelajahi destinasi lain di Indonesia, termasuk Sumatera Barat.
Mentawai sendiri termasuk dalam 10 besar destinasi selancar dunia. Kunjungan wisatawan asing ke Mentawai meningkat rata-rata 12% per tahun.
Pembukaan rute Bali-BIM berpotensi mendatangkan 150-200 ribu wisatawan tambahan per tahun ke Sumatera Barat. Hal ini akan berdampak positif bagi UMKM pariwisata, penginapan, kuliner, dan ekonomi kreatif.
Usulan ini muncul dalam sebuah diskusi di Jakarta, Senin (10/11), yang dihadiri oleh pakar pemasaran Hermawan Kartajaya, pemilik TransNusa Air Leo Budiman, dan Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardhana.
Hermawan Kartajaya menekankan pentingnya aksesibilitas dan pengalaman wisatawan dalam mengembangkan sebuah destinasi. Konektivitas yang baik akan membangun ekosistem wisata terpadu di Sumatera Barat.
Inisiatif ini diharapkan membawa Sumatera Barat menuju positioning baru: “Cultural Heritage Meets Global Connectivity.”











