Situjuah – PS Sago Team harus mengubur impian mereka untuk melaju lebih jauh dalam turnamen Sago Tim Cup 2026 Piala Oxygen setelah dikalahkan oleh My Family FC melalui drama adu penalti. Pertandingan sengit yang digelar di Lapangan Chatib Sulaiman, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, pada Kamis (22/1/2026), berakhir imbang 1-1 di waktu normal, memaksa kedua tim untuk beradu keberuntungan dari titik putih.
Sejak awal pertandingan, PS Sago Team, yang didukung oleh suporter setianya, langsung mengambil inisiatif serangan. Pertukaran serangan yang intens terjadi antara kedua tim, menciptakan beberapa peluang berbahaya di depan gawang masing-masing. Namun, hingga akhir babak pertama, skor tetap 0-0.
Pada babak kedua, PS Sago Team mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan memasukkan pemain baru untuk memperkuat lini serang. Strategi ini membuahkan hasil pada menit ke-61, ketika Radit berhasil mencetak gol dan membawa PS Sago Team unggul 1-0.
Tidak menyerah, My Family FC meningkatkan tekanan mereka. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil di menit-menit akhir pertandingan, ketika sundulan seorang pemain berhasil menjebol gawang PS Sago Team, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Skor imbang ini bertahan hingga peluit akhir berbunyi, memaksa kedua tim untuk melanjutkan pertandingan ke babak adu penalti. Dalam babak penentuan ini, My Family FC menunjukkan mental yang lebih kuat. Semua penendang mereka berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik, sementara dua penendang dari PS Sago Team gagal mencetak gol. Adu penalti berakhir dengan skor 4-1 untuk kemenangan My Family FC.
Dengan hasil ini, My Family FC berhak melaju ke babak selanjutnya, sementara PS Sago Team harus menerima kekalahan dan tersingkir dari turnamen.
Usai pertandingan, pelatih PS Sago Team, menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung atas kekalahan tersebut. Ia mengatakan, “Anak asuhnya sudah tampil maksimal, namun keberuntungan belum berpihak di babak adu penalti.”











