Padang – Semen Padang FC berhasil memaksakan hasil imbang 2-2 melawan Malut United dalam laga yang diwarnai drama di Stadion Haji Agus Salim, Jumat (20/2/2026). Pertandingan pekan ke-22 BRI Super League tersebut sempat dihentikan akibat insiden padamnya lampu stadion.

Malut United sempat unggul 2-0 melalui gol yang dicetak oleh Tyronne del Pino pada menit ke-21 dan Nilson Junior pada menit ke-40. Tuan rumah Semen Padang FC berupaya keras untuk mengejar defisit gol.

Sejak peluit awal dibunyikan, Semen Padang FC langsung berinisiatif melakukan serangan. Angelo mengirimkan umpan lambung ke arah Kasim Botan yang nyaris membuahkan peluang. Anak asuh Dejan Antonic terus berusaha menciptakan peluang untuk mencetak gol.

Meskipun mendominasi jalannya pertandingan, Semen Padang FC justru harus menerima dua gol dari Malut United. Keunggulan 0-2 untuk tim tamu bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Semen Padang FC melakukan sejumlah pergantian pemain dengan harapan dapat meningkatkan daya serang. Firman digantikan oleh Maicon, Ravy Tsouka digantikan Kazaki, dan Ripal digantikan Rian.

Pergantian pemain yang dilakukan Antonic membuahkan hasil positif. Maicon berhasil melewati penjagaan pemain Malut United dan menusuk dari sisi kiri serangan pada menit ke-49. Ia kemudian mengirimkan umpan silang, namun tidak ada pemain Semen Padang FC yang berhasil menyambut bola tersebut.

Pada menit ke-52, Malut United memperoleh kesempatan untuk memperlebar keunggulan melalui tendangan bebas di dalam kotak penalti setelah Rendy Oscario melakukan kesalahan dengan menyentuh bola menggunakan tangan usai menerima umpan dari rekannya. Sayangnya, eksekusi tendangan bebas tersebut hanya mengenai pagar hidup.

Semen Padang FC terus berjuang untuk mencetak gol. Akhirnya, pada menit ke-87, Kianz Froese berhasil memecah kebuntuan dengan memanfaatkan bola liar dari tendangan bebas. Skor berubah menjadi 1-2.

Di masa injury time, Maicon De Souza berhasil mencetak gol penyeimbang kedudukan. Menerima umpan silang, Maicon melepaskan tendangan voli keras yang mengarah ke sudut sempit gawang Malut United. Skor 2-2 bertahan hingga peluit akhir berbunyi.

Hasil imbang ini menyelamatkan Semen Padang FC dari kekalahan di kandang sendiri. Pertandingan ini diwarnai dengan berbagai kejadian dramatis, termasuk insiden lampu stadion yang sempat padam di tengah pertandingan, menyebabkan laga terhenti selama hampir 10 menit saat tuan rumah berusaha mengejar ketertinggalan.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.