Ternate – Semen Padang kalah 0-1 dari Malut United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026, Minggu (15/6). Gol tunggal Malut United tercipta melalui penalti yang diprotes keras.
Pelatih Semen Padang, FX Yanuar, kecewa dengan keputusan wasit yang memberikan penalti kepada tuan rumah. Ia mempertanyakan penggunaan VAR dalam insiden tersebut.
“Saya kecewa dengan keputusan penalti itu,” kata Yanuar usai pertandingan di Stadion Gelora Kie Raha. “Kalau ada teknologi VAR, ya harus digunakan.”
Yanuar juga menyoroti inkonsistensi keputusan wasit lainnya, termasuk pemberian kartu kuning kepada pemain Semen Padang.
Meski kecewa, Yanuar mengapresiasi perjuangan pemainnya yang tampil disiplin meski bermain dengan 10 orang setelah kartu merah di babak kedua.
Abrizal, pemain Semen Padang, juga mengungkapkan kekecewaannya. “Kenapa tidak cek VAR? Kami sudah berjuang keras,” ujarnya.
Malut United kini naik ke papan atas klasemen, sementara Semen Padang pulang tanpa membawa poin.











