Padang – Semen Padang FC menghadapi sorotan tajam setelah gagal mengamankan poin penuh di kandang sendiri, Stadion H. Agus Salim, dalam laga lanjutan BRI Super League melawan Persis Solo. Pertandingan yang berlangsung pada Minggu (11/01) tersebut, berakhir dengan skor yang mengecewakan bagi tim berjuluk Kabau Sirah.

Kekecewaan mendalam terpancar dari wajah para pemain, staf pelatih, ofisial tim, hingga para pendukung Semen Padang FC. Usai pertandingan, Dejan Antonic mengungkapkan rasa frustrasinya atas hasil tersebut. “Yang dari saya pribadi, sangat kecewa dengan hasil ini. Kita semua harus malu untuk pertandingan ini,” ungkapnya.

Performa Semen Padang FC dinilai kurang efektif, terutama dalam hal menciptakan peluang untuk mencetak gol. Penampilan tim di babak kedua tidak memenuhi ekspektasi yang diharapkan. Antonic menyatakan, “Di babak kedua, kita tidak main seperti yang kita inginkan.”

Akibat hasil minor ini, Kabau Sirah terpaksa turun satu peringkat ke posisi 17 dalam klasemen sementara. Sementara itu, Persis Solo berhasil naik satu tangga ke posisi 16. Kedua tim kini memiliki perolehan poin yang sama, yaitu 10, namun Persis Solo unggul dalam selisih gol dengan 20 gol, sementara Semen Padang FC baru mengoleksi 13 gol.

Menanggapi kekalahan tersebut, Antonic menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang terkait dengan tim. “Secara pribadi, saya malu dan meminta maaf dengan hasil ini. Sekali lagi, saya malu dan minta maaf dengan tim saya yang tidak perform di pertandingan ini,” pungkasnya dalam konferensi pers.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.