Padang – Semen Padang FC secara resmi menunjuk Yeyen Tumena, sosok berpengalaman di dunia sepak bola, sebagai Direktur Teknik (Dirtek) yang baru. Penunjukan ini menjadi langkah konkret klub untuk membenahi performa tim yang tengah terpuruk.
CEO Semen Padang FC, Hermawan Ardiyanto, menegaskan kebutuhan akan Dirtek sudah mendesak. Menurutnya, dari berbagai nama yang dipertimbangkan, Yeyen dinilai paling tepat untuk mengisi posisi tersebut.
“Sesuai hasil rapat, kita membutuhkan dirtek untuk tim. Kita rasa Coach Yeyen adalah sosok yang tepat untuk mengisi posisi tersebut sebagai penghubung manajemen dengan pelatih,” ujar Hermawan, Jumat (27/6/2025). Ia menambahkan, dengan pengalamannya di timnas maupun klub, diharapkan Yeyen bisa membawa perubahan dan membangkitkan tim dari keterpurukan.
Komisaris KSSP, Braditi Moulevey, menambahkan kehadiran Yeyen adalah bagian dari perubahan besar yang tengah dibangun klub. “Mendatangkan Yeyen Tumena adalah bagian dari perubahan sesuai hasil rapat dengan penasehat, manajemen, dan tim pelatih. Kami berharap beliau memberi dampak positif ke depan,” kata Braditi, Jumat (27/6/2025).
Braditi menjelaskan bahwa sebagai Dirtek, Yeyen akan menjadi teman diskusi pelatih dan jajaran, serta penghubung dalam memberi masukan dan perencanaan tim kepada BOD dan BOC. “Dengan pengalaman panjang di klub dan timnas, kami yakin ada peningkatan signifikan,” imbuhnya.
Yeyen Tumena sendiri menyambut baik kesempatan untuk menjadi Dirtek Semen Padang FC. Setelah puluhan tahun berkarier di luar Sumatera Barat, Yeyen mengaku kembali ke Padang sebagai momen emosional sekaligus panggilan hati.
“Saya senang bisa kembali. Mungkin ini waktunya membantu tim kampung halaman yang pernah membesarkan saya,” ujarnya, Jumat (27/6/2025).
Menurut Yeyen, Andre Rosiade sebagai penasehat sangat intens dan serius memintanya membangun Semen Padang FC dibandingkan beberapa klub lain yang juga mendekatinya. Ia juga mengungkapkan alasan lain menerima tawaran ini adalah agar bisa lebih dekat dengan ibunya. “Selain itu, saya bisa lebih dekat dengan Mama yang sudah sendirian sejak Papa meninggal dua tahun lalu,” ungkapnya.
Yeyen menegaskan bahwa tugas Dirtek jauh lebih besar dari pelatih kepala dan mengaku sudah menyiapkan sejumlah langkah strategis sesuai arahan manajemen. Manajemen Semen Padang FC berharap sinergi antara Dirtek, pelatih, dan tim dapat membawa klub kembali ke jalur persaingan yang lebih baik di kompetisi nasional. Kehadiran Yeyen Tumena dianggap sebagai energi baru di tubuh Kabau Sirah.











