Padang – Semen Padang FC tengah disorot terkait aktivitas transfer pemain yang dinamis, sementara isu-isu sosial dan pendidikan juga menjadi perhatian di Sumatera Barat. Kabar terbaru menyebutkan bahwa penjaga gawang Rendy Oscario dikabarkan akan segera bergabung dengan tim berjuluk Kabau Sirah.
Spekulasi mengenai masa depan Arthur Agusto di Semen Padang FC semakin menguat pada 13 Januari 2026. Isu yang beredar menyebutkan bahwa manajemen klub berencana mendatangkan seorang penjaga gawang baru. Sebelumnya, pada 9 Januari 2026, Semen Padang FC telah mendatangkan lima pemain baru, menimbulkan pertanyaan mengenai pemain mana yang akan terdepak dari tim. Selain itu, pada 13 Januari 2026, Cornelius Steward juga dikabarkan meninggalkan Semen Padang FC. Kepergian Steward memicu spekulasi mengenai pemain lain yang mungkin akan menyusul langkahnya.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Bulukumba menyerahkan bantuan untuk korban bencana di Tanah Datar pada 14 Januari 2026. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban yang terdampak bencana.
Pada hari yang sama, Ketua DPRD Sumbar mendorong penguatan literasi sekolah sebagai upaya menekan kenakalan remaja. Ia menekankan pentingnya pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda.
Universitas Negeri Padang (UNP) juga dilaporkan menjalin sinergi dengan dunia industri. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan relevansi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja.
Pemerintah Nagari Aia Manggih Barat turut aktif dalam meninjau pos pelayanan terpadu (posyandu) dan menyalurkan pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak di wilayah tersebut.
Pondok Pesantren (Ponpes) Rumah Putih Sitanang juga mengumumkan penerimaan santri baru untuk tahun ajaran 2026/2027. Ponpes ini menawarkan berbagai kelebihan dalam pendidikan agama dan karakter.
Terakhir, kasus Nenek Saudah dilaporkan ke Komnas HAM, dengan sorotan terhadap penggunaan pasal yang dianggap kontroversial. Kasus ini menjadi perhatian publik dan memicu diskusi mengenai keadilan hukum.











