Padang – Lini depan Semen Padang FC menjadi sorotan tajam usai kekalahan 1-2 dari Arema FC di kandang sendiri.

Tumpulnya serangan menjadi penyebab utama kesulitan tim meraih poin di BRI Super League.

Statistik mencatat, tim kebanggaan Ranah Minang itu hanya mampu mencetak enam gol dari 10 pertandingan.

Pelatih Kepala Semen Padang FC, Dejan Antonic, mengakui masalah daya serang menjadi kunci kelemahan tim.

“Kita butuh lima peluang untuk menciptakan satu gol,” ujar Antonic.

Antonic menyoroti perbedaan performa timnya antara babak pertama dan kedua saat melawan Arema FC.

Meski demikian, Antonic optimistis Semen Padang FC akan keluar dari situasi sulit ini.

“Kita pasti bisa keluar dari masalah ini, secara perlahan kita akan berubah ke arah yang lebih baik,” katanya.

Antonic berharap timnya dapat segera keluar dari zona degradasi.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.