Padang – Semen Padang FC berupaya keras untuk mengamankan poin penuh di kandang sendiri saat menjamu Persija Jakarta dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/2026. Pertandingan yang akan berlangsung di Stadion H. Agus Salim pada Senin (22/12) malam, menjadi ujian berat bagi tim berjuluk Kabau Sirah yang tengah berjuang keluar dari tren negatif.
Kondisi tim Semen Padang FC dilaporkan kurang ideal menjelang laga penting ini. Beberapa pemain kunci dipastikan absen, termasuk dua pemain asing, Bruno Gomes dan Felipe Chaby. “Kekuatan pasukan Kabau Sirah tak full team,” ungkap pernyataan resmi dari pihak klub, mengindikasikan adanya kendala dalam persiapan tim.
Selama masa jeda kompetisi, tim pelatih yang dipimpin oleh Dejan Antonic telah melakukan pemusatan latihan di Jakarta. Dua pertandingan uji coba melawan Bekasi City FC dan Adhyaksa FC telah dijalani sebagai bagian dari persiapan. Namun, kedua laga tersebut berakhir tanpa kemenangan. “Dari dua kali uji coba itu tak satu pun menghasilkan kemenangan alias berakhir tanpa gol,” ujar sumber internal tim, menggambarkan hasil yang kurang memuaskan dari laga uji coba tersebut. Meski demikian, hasil uji coba diyakini memberikan gambaran mengenai kekuatan inti tim. “Secara permainan tim bisa jadi Coach Dejan Antonic sudah mendampatkan gambaran kekuatan intinya.”
Menghadapi Persija Jakarta yang dikenal memiliki skuad bertabur bintang, Semen Padang FC dituntut untuk tampil dengan kewaspadaan tinggi. Kedalaman skuad yang dimiliki Mauricio Souza menjadi perhatian khusus. Meskipun Persija tidak akan diperkuat Van Basty Sousa de Silva karena akumulasi kartu kuning, Souza memiliki banyak opsi pemain tengah yang berkualitas. Kemenangan 2-0 atas PSIM pada pertandingan terakhir menjadi modal penting bagi Persija untuk mengejar ketertinggalan poin dari pemuncak klasemen, Borneo FC. Saat ini, Borneo FC memimpin klasemen dengan 34 poin, sementara Persija mengumpulkan 29 poin.
Kedatangan Persija Jakarta di Padang pada Minggu (21/12) sore, hanya 15 jam sebelum pertandingan dimulai, menimbulkan berbagai spekulasi. “Apakah ini strategi kubu Macan Kemayoran atau sudah yakin akan bisa membawa 3 poin dari Padang?” menjadi pertanyaan yang muncul terkait kedatangan tim Macan Kemayoran yang terkesan mendadak.
Dari tujuh pertandingan kandang yang telah dimainkan, Semen Padang FC harus menelan lima kekalahan. PSBS Biak, Bali United, Bhayangkara Presisi Lampung FC, Arema FC, dan Borneo FC berhasil mencuri poin di Stadion H. Agus Salim. Dua pertandingan kandang lainnya berakhir dengan satu kemenangan atas Dewa United dan satu hasil imbang melawan PSM Makassar.
Performa Semen Padang FC di laga tandang juga tidak menggembirakan. Dari enam pertandingan yang telah dilakoni, mereka hanya mampu meraih satu kemenangan saat bertandang ke markas Persijap Jepara. Enam laga lainnya berakhir dengan kekalahan.
Dengan tiga pertandingan tersisa sebelum menutup putaran pertama, Semen Padang FC akan menghadapi tantangan berat. Dua laga tandang melawan Madura United dan PSIM Yogyakarta, serta satu laga kandang melawan Persis Solo, akan menjadi penentu posisi tim di klasemen sementara.











