Agam – Banjir bandang yang menerjang Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, menggerakkan Tim Semen Padang Peduli untuk membantu pembersihan lumpur di Masjid Syuhada, Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia Timur. Bantuan ini diharapkan dapat memulihkan kembali aktivitas sosial dan ibadah warga.
Sejak Selasa (28/6/2025) pagi, tim relawan perusahaan semen pertama di Indonesia ini telah berada di garis depan penanganan pascabencana hidrometeorologi. Prioritas penanganan difokuskan pada dua titik krusial, yaitu pembersihan Masjid Syuhada dan pembangunan jembatan darurat di Koto Alam.
Koordinator Lapangan Semen Padang Peduli, Hendra Wayan, menjelaskan bahwa dua titik tersebut menjadi prioritas karena sangat dibutuhkan masyarakat. “Dari penelusuran lapangan, ada dua titik krusial yang harus segera ditangani,” ujarnya.
Masjid Syuhada menjadi prioritas karena fungsinya sebagai tempat ibadah dan pusat aktivitas sosial warga. Endapan lumpur tebal membuat bangunan tersebut tidak dapat digunakan. “Mengingat waktu terbatas, pembersihan masjid kita dahulukan. Tim bekerja bersama Damkar Agam dan relawan lainnya. Semoga hari ini selesai sehingga warga bisa kembali beribadah,” imbuh Hendra pada Selasa (28/6/2025).
Ninik Mamak Kayu Pasak, Syiak Datuak Langik, yang turut memantau kerja relawan, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang datang. Ia mengaku telah berupaya membersihkan masjid seorang diri sejak pagi, namun lumpur yang mengeras membuat usahanya tidak membuahkan hasil. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur ada bantuan datang. Dari tadi pagi saya mencoba membersihkan, tapi lumpur terlalu tebal. Hanya mobil penyemprot air yang bisa mengatasinya. Hari ini saya benar-benar terbantu,” ujarnya dengan lega pada Selasa (28/6/2025).
Selain pembersihan masjid, tim juga meninjau lokasi jembatan yang putus di Koto Alam. Pembangunan jembatan darurat akan segera dikerjakan untuk memulihkan akses kendaraan, termasuk ambulans dan distribusi logistik. “Pembangunan jembatan akan kita kerjakan besok. Hari ini fokus pada pembersihan masjid. Material dan desain awal segera kita siapkan,” kata Hendra.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menegaskan komitmen perusahaan dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Ia mengatakan Semen Padang Peduli ditugaskan untuk hadir di tengah masyarakat, terutama saat mereka membutuhkan dukungan pascabencana. “Semen Padang Peduli ditugaskan untuk hadir di tengah masyarakat, terutama saat mereka membutuhkan dukungan pascabencana. Ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya kehadiran negara dan seluruh elemen pembangunan ketika bencana terjadi,” tegasnya.
Win memastikan bahwa Semen Padang akan terus memperkuat dukungan hingga wilayah terdampak kembali pulih. Menjelang sore pada Selasa (28/6/2025), suara tawa kecil mulai terdengar dari warga yang memantau pembersihan masjid, menandai harapan baru bagi masyarakat Kayu Pasak.











