Sawahlunto – Pemerintah Kota Sawahlunto mengambil langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan kesehatan melalui kolaborasi dengan sektor swasta dan pemerintah pusat. Inisiatif ini diwujudkan dengan peresmian fasilitas baru di RSUD Kota Sawahlunto, meliputi ruang rawat inap VIP, unit NICU–PICU, serta fasilitas pendukung lainnya.
Peresmian yang dilaksanakan pada Selasa (6/1) tersebut, menandai sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pendanaan untuk renovasi ruang rawat inap VIP dan fasilitas pendukung RSUD berasal dari dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sejumlah perusahaan, di antaranya Miyor Group, CV. BMK, PT. Dasrat, PT. PLN Indonesia Power UBP Ombilin, dan Bintang Spartan Corp. Sementara itu, pembangunan unit NICU–PICU didukung oleh Dana Alokasi Khusus Kementerian Kesehatan tahun 2025.
Walikota Sawahlunto, Riyanda Putra, menjelaskan bahwa kolaborasi dalam pembiayaan dan pengembangan fasilitas kesehatan merupakan strategi adaptif pemerintah kota dalam menjaga kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat. “Meskipun ruang fiskal daerah menghadapi tekanan,” ungkapnya.
Riyanda menambahkan bahwa kehadiran fasilitas NICU–PICU dan peningkatan kualitas ruang rawat inap tidak hanya meningkatkan standar pelayanan di RSUD, tetapi juga memberikan dampak positif berupa percepatan penanganan medis dan pengurangan kebutuhan pasien untuk dirujuk ke rumah sakit di luar kota.
Apresiasi disampaikan kepada seluruh perusahaan yang telah berkontribusi melalui program CSR. Riyanda menegaskan bahwa sinergi dan inovasi seperti ini akan terus dikembangkan sebagai model pembangunan kolaboratif yang berfokus pada manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Sawahlunto. “Sinergi dan inovasi seperti ini akan terus diperluas sebagai model pembangunan kolaboratif yang berorientasi pada manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Sawahlunto,” pungkasnya.










