Sawahlunto – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sawahlunto meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tanah longsor di wilayahnya. Musim hujan menjadi pemicu utama ancaman bencana ini.

Sebagian besar warga Sawahlunto tinggal di area lereng tebing yang rawan longsor.

BPBD Sawahlunto mengimbau warga untuk rutin memeriksa dan membersihkan saluran air serta talang. Sumbatan pada saluran air dapat memicu longsor dan banjir.

Untuk merespons cepat kejadian bencana, BPBD Sawahlunto telah membentuk tim tanggap bencana di berbagai desa. Tim ini telah mendapatkan pelatihan khusus.

BPBD Sawahlunto memiliki peralatan penunjang penanganan bencana, termasuk PC Mini, perahu karet, mobil operasional, mesin senso, skop, dan cangkul.

Efisiensi anggaran menjadi tantangan dalam penanganan bencana. BPBD akan berkoordinasi dengan OPD, BUMN, dan BUMD untuk mengatasi dampak bencana.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.