Turf Moor – Liverpool kembali menunjukkan mental juara dengan meraih kemenangan dramatis 1-0 atas Burnley di Stadion Turf Moor pada Minggu malam (14/9). Gol penalti Mohamed Salah di menit ke-95 memastikan The Reds mempertahankan rekor 100 persen kemenangan di awal musim Liga Inggris, sekaligus menjaga posisi mereka di puncak klasemen.

Kemenangan ini merupakan yang keempat secara beruntun bagi Liverpool yang ditentukan oleh gol pada menit ke-83 atau lebih, menggarisbawahi ketenangan dan determinasi tim di momen krusial. Gol tersebut juga mencatatkan sejarah pribadi bagi Salah, yang kini mengoleksi 188 gol di Liga Inggris, melewati Andrew Cole di posisi keempat daftar pencetak gol sepanjang masa. Ia juga menjadi eksekutor penalti tersukses Liverpool di liga dengan 35 gol, melampaui rekor Billy Liddell.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Liverpool mendominasi jalannya pertandingan. Namun, formasi 5-4-1 yang diterapkan Burnley menuntut kreativitas ekstra dari lini serang The Reds. Beberapa peluang sempat tercipta, termasuk tandukan Ibrahima Konate yang tipis di atas mistar dan tembakan Hugo Ekitike dari sudut sempit. Pertahanan disiplin khas tim asuhan Scott Parker membuat Liverpool kesulitan menembus, dengan publik Turf Moor merayakan setiap tekel dan duel udara layaknya gol.

Di babak kedua, Liverpool terus menekan. Alexis Mac Allister harus ditarik keluar setelah ditekel keras Lesley Ugochukwu, yang kemudian mendapat kartu kuning. Masuknya Conor Bradley membebaskan Dominik Szoboszlai untuk menyerang, memaksa kiper Burnley, Martin Dubravka, melakukan penyelamatan gemilang. Florian Wirtz, Ryan Gravenberch, dan Cody Gakpo juga sisa melepaskan peluang, namun tetap gagal menaklukkan penjaga gawang tuan rumah.

Saat pertandingan memasuki menit tambahan, Burnley harus bermain dengan sepuluh orang setelah Ugochukwu menerima kartu kuning kedua. Meski demikian, pertahanan mereka tetap rapat. Titik balik terjadi di menit ke-93 ketika umpan silang Jeremie Frimpong mengenai tangan Hannibal Mejbri di kotak penalti. Wasit langsung menunjuk titik putih di tengah protes keras pemain Burnley.

Mohamed Salah, yang sebelumnya gagal dalam dua eksekusi penalti terakhirnya, menebus kesalahan dengan sepakan keras ke pojok kanan atas gawang. Gol tunggal ini memastikan tiga poin krusial bagi Liverpool. “Kami tahu laga seperti ini akan membutuhkan kesabaran,” ujar pelatih Arne Slot seusai laga, memuji ketenangan timnya.

Kemenangan ini menempatkan Liverpool kembali tiga poin di atas Arsenal di puncak klasemen dan menjaga start sempurna mereka musim ini. Bagi Burnley, kekalahan ini terasa pahit mengingat pertahanan solid mereka hampir berhasil mengamankan satu poin penting. Namun, kualitas dan ketenangan Liverpool di detik-detik akhir kembali membuktikan mengapa mereka masih menjadi favorit juara Liga Inggris.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.