Penyagun – Rumah Sakit Pratama senilai Rp42 miliar di Desa Penyagun, Kepulauan Meranti, belum beroperasi meski telah selesai dibangun dan diserahterimakan. Minimnya fasilitas dan tenaga kesehatan menjadi penyebab utama keterlambatan ini.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Ade Suhartian, membenarkan kondisi tersebut. Rumah sakit belum memiliki peralatan kesehatan, meubelair, dan tenaga medis yang memadai.
Selain itu, RS Pratama juga belum teraliri listrik. Proses perizinan operasional masih berlangsung.
Pemerintah daerah berencana mengajukan kembali usulan pengadaan ambulans pada tahun 2026 setelah sebelumnya ditolak.
Pantauan di lokasi menunjukkan bangunan rumah sakit telah selesai. Namun, halaman masih kosong dan terdapat sisa material konstruksi.
PT Sanur Jaya membangun RS Pratama ini pada tahun 2024.










