Inggris – Mantan penyerang timnas Inggris, Wayne Rooney, melontarkan kritik keras terhadap Alexander Isak menyusul penampilan sang pemain untuk Liverpool dalam derbi Liga Inggris 2025-2026 melawan Manchester United. Menurut Rooney, Isak dinilai belum layak menjadi starter bagi The Reds karena belum siap secara fisik maupun mental.
Rooney, dalam siniar BBC bertajuk The Wayne Rooney Show, secara terang-terangan menyatakan lebih memilih Hugo Ekitike ketimbang Isak jika ia berada di posisi pelatih Liverpool, Arne Slot. Ia berargumen bahwa Isak belum menunjukkan kesiapan sejak dibeli dari Newcastle United.
“Saya tidak akan memainkan Isak. Dia belum terlihat siap main sejak datang dari Newcastle,” kata Rooney, seperti dikutip dari ESPN. “Dia tidak menjalani pramusim, dan itu sangat penting. Ketika Newcastle berlatih, dia mungkin sibuk menelepon agennya selama berjam-jam untuk mencari klub baru.”
Rooney menambahkan, absennya Isak dari pramusim telah menyulitkannya beradaptasi dengan gaya bermain Liverpool. “Mungkin dia berlatih sendiri, tapi itu tidak sama dengan kebugaran tim. Dia menanggung akibatnya saat ini. Secara performa, dia tidak pantas bermain.”
Penyerang asal Swedia itu memang gagal menunjukkan performa terbaiknya saat Liverpool menelan kekalahan 1-2 dari Manchester United. Isak sempat mendapatkan peluang emas di babak pertama, namun tendangannya berhasil digagalkan oleh kiper Senne Lammens.
Sejak bergabung dengan nilai transfer fantastis 125 juta pound sterling atau sekitar Rp 2,6 triliun, Isak belum mencetak gol dalam empat penampilannya di Liga Inggris. Satu-satunya golnya untuk Liverpool sejauh ini tercipta di Piala Carabao saat menghadapi Southampton.
Kekalahan dari Manchester United menandai kekalahan keempat beruntun bagi Liverpool di semua kompetisi. Tim asuhan Arne Slot itu kini menduduki peringkat keempat klasemen sementara Liga Premier, tertinggal empat poin dari Arsenal yang berada di puncak.
Menurut Rooney, Arne Slot sudah mulai merasakan tekanan berat di kancah sepak bola Inggris. Empat kekalahan berturut-turut tersebut memunculkan tanda-tanda stres. “Dia terlihat berdebat dengan wasit. Saya belum pernah melihat dia seperti itu sebelumnya. Itu menunjukkan adanya tekanan di sana,” pungkas Rooney.











