Padang – Ribuan karateka dari berbagai daerah di Sumatera dan Malaysia memeriahkan Kejuaraan Karate Open Piala Wali Kota Padang yang berlangsung sejak Kamis (14/11/2025) hingga Sabtu (16/11/2025) di Universitas Negeri Padang (UNP).
Ketua FORKI Padang yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia, Jumadi, menjelaskan bahwa kejuaraan ini mendapat dukungan penuh dari Pengurus Besar FORKI. Ia menambahkan, PB FORKI juga mengutus Ketua Dewan Wasit Nasional Arif Nugraha serta anggota Majelis Lembaga Perguruan Syahril Osen. “Kami mengemasnya lebih modern dengan sistem digital sport agar seluruh informasi dapat diakses cepat dan transparan,” ujarnya di Padang, Kamis (14/11/2025).
Sebanyak 1.946 karateka turut serta dalam kejuaraan ini, termasuk kontingen dari Malaysia yang menurunkan 20 atlet, terdiri dari 10 karateka Sarawak dan 10 atlet Royal Malaysia Police.
Sebagai tuan rumah, Padang mengirimkan 118 karateka terbaik hasil Seleksi Daerah Mei 2025 serta atlet berprestasi dari berbagai ajang seperti O2SN, Popnas, Pomnas, dan Popda. Para atlet ini berada dalam skema pembinaan berkelanjutan dengan sistem promosi-degradasi, di mana atlet terbaik akan mewakili Padang pada Porprov Sumbar 2026.
Ketua Umum KONI Sumbar, Handanus, mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan berskala besar ini. Menurutnya, “Kejuaraan ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga barometer pembinaan karate Sumbar. Pesertanya luar biasa banyak, dan ini menunjukkan gairah pembinaan yang semakin kuat,” terangnya pada Kamis (14/11/2025).
Ketua FORKI Sumatera Barat, Khairuddin Simanjuntak, menambahkan bahwa kejuaraan ini menjadi wadah pembuktian bagi atlet daerah. “Event seperti ini sangat penting untuk mengukur peta kekuatan karate Sumbar. Dengan hadirnya peserta dari Malaysia dan berbagai provinsi, atlet kita mendapat pengalaman tanding yang lebih kaya,” jelasnya di Padang, Kamis (14/11/2025).
Inspektur Taichi Hao dari Royal Malaysia Police mengungkapkan bahwa keikutsertaan timnya adalah bagian dari upaya meningkatkan kualitas atlet. “Mengikuti kejuaraan di luar negara sendiri selalu jadi pengalaman baru. Itu yang kami cari, suasana tanding yang berbeda untuk menambah jam terbang atlet,” katanya pada Kamis (14/11/2025). Ia menilai kejuaraan di Padang memberikan atmosfer kompetitif yang positif dan menjadi pengalaman berharga bagi tim Malaysia.
Kejuaraan ini memperebutkan Piala Wali Kota Padang dengan hadiah uang tunai, yaitu Juara Umum I sebesar Rp12 juta, Juara Umum II Rp8 juta, Juara Umum III Rp6 juta, serta Best of the Best delapan kelas masing-masing Rp500 ribu.











