Tel Aviv – Fenomena alam yang tidak biasa, berupa ribuan burung gagak yang memadati ruang publik, memicu perdebatan di kalangan warganet Israel. Kejadian ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik regional.
Video yang memperlihatkan kawanan burung gagak dalam jumlah besar menutupi langit dan jalanan Tel Aviv telah menjadi viral di berbagai platform media sosial. Rekaman tersebut, yang diambil dari dalam kendaraan, menunjukkan burung-burung tersebut bahkan hinggap di atas mobil.
Reaksi terhadap video tersebut beragam. Sebagian warganet mengaitkan fenomena ini dengan pertanda buruk, merujuk pada interpretasi keagamaan. Sebuah laporan dari media Turki, haberler, pada Kamis (26/3/2026), mencatat bahwa beberapa unggahan menghubungkan kejadian ini dengan teks-teks keagamaan, termasuk kitab Wahyu dalam Alkitab, yang menggambarkan kemunculan burung pemakan bangkai setelah perang dan kehancuran. Narasi ini, menurut pengamat, semakin memperkuat perbincangan di tengah situasi kawasan yang tegang.
Namun, pandangan berbeda disampaikan oleh para ahli. Mereka berpendapat bahwa kemunculan burung gagak dalam jumlah besar adalah fenomena alamiah dan tidak terkait dengan pertanda apapun. “Burung gagak dikenal sebagai hewan sosial yang sering berkumpul dalam kelompok besar, terutama saat mencari makan atau menghadapi perubahan lingkungan,” jelas seorang pakar.
Faktor-faktor seperti perubahan musim, ketersediaan sumber makanan, dan gangguan habitat akibat aktivitas manusia dapat menjadi pemicu fenomena ini. Dalam konteks konflik, suara ledakan, peningkatan limbah, dan perubahan kondisi lingkungan juga dapat memengaruhi pola pergerakan burung.
Pakar tersebut juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam menanggapi informasi yang beredar di media sosial. “Dalam situasi krisis, informasi visual sering kali disebarkan tanpa konteks yang jelas, bahkan tidak jarang merupakan rekaman lama yang diunggah ulang,” imbuhnya.
Terlepas dari penjelasan ilmiah, fenomena ini tetap menarik perhatian publik karena terjadi bersamaan dengan meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan tersebut, sehingga memicu beragam interpretasi, baik dari sudut pandang ilmiah maupun simbolis.











