Ranah.NET — Resmi! Bruno Paraiba hengkang dari Cheonan City, sinyal kuat menuju Persebaya Surabaya mulai terlihat jelas. Kabar ini langsung memanaskan bursa transfer Persebaya Surabaya dan memantik rasa penasaran Bonek jelang paruh musim.

Kepergian gelandang asal Brasil itu diumumkan langsung oleh Cheonan City melalui kanal resmi mereka.

Pengumuman tersebut sekaligus menutup kebersamaan singkat namun berkesan antara Bruno Paraiba dan klub Korea Selatan itu.

“Terima kasih. Bruno menyelesaikan perjalanannya dengan Cheonan City FC. Meninggalkan waktu yang kuhabiskan bersama Bruno sebagai kenangan indah, aku akan bersorak untuk masa depan yang akan lebih cerah lagi,” tulis Cheonan City di kanal resmi instagram mereka.

Persaingan Persebaya Surabaya dan Arema FC di Bursa Transfer! Jagoan Jawa Timur Mulai Bersolek

Unggahan perpisahan itu langsung memicu spekulasi lanjutan soal pelabuhan baru Bruno Paraiba. Persebaya Surabaya muncul sebagai kandidat terkuat, seiring rumor yang sudah beredar beberapa waktu terakhir.

Sebelumnya, nama Bruno Paraiba memang kencang dikaitkan dengan Persebaya Surabaya di era kepelatihan Bernardo Tavares. Sosoknya disebut masuk dalam radar tim pelatih untuk memperkuat lini tengah Green Force.

Bursa transfer Persebaya Surabaya pun terasa makin panas dengan munculnya kabar dua pemain asing baru.

Hadapi Malut United! Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares Puji Duo Sayuri, Layak Cicipi Liga Portugal

Informasi tersebut disebarkan oleh akun spesialis bursa transfer @transfernews__ft yang kerap lebih dulu mengabarkan perpindahan pemain.

“BREAKING NEWS

2 Pemain Asing Asal ???????? Brazil, Jefferson Silva (LB/29) Dan Bruno Paraíba (CMF/31), akan berseragam Persebaya Surabaya foot, Pada Paruh Musim BRI Super League Indonesia 2025/26.

Jefferson Silva Sebelumnya bermain untuk Operário-PR Brazil (2tier).

Sedangkan Bruno Paraíba sebelumnya bermain untuk Cheonan City Korea (2tier).

OFFICIAL SEGERA,” tulis @transfernews__ft.

Kabar tersebut membuat publik Surabaya makin menanti pengumuman resmi dari manajemen Persebaya Surabaya.

Apalagi, akun tersebut juga menyebut status “official segera” yang mengindikasikan proses sudah memasuki tahap akhir dan ditambah kode di kanal resmi Persebaya Surabaya yang memanggil dua nama Bruno.

Bruno Paraiba dikenal sebagai gelandang tengah dengan postur ideal dan kemampuan duel yang kuat. Tingginya mencapai 1,89 meter, membuatnya unggul dalam perebutan bola di area tengah.

Anak Didik Ganesha Putra Bikin Heboh Persija, Persebaya Kapan?

Nama lengkapnya Bruno Pereira de Albuquerque, lahir di João Pessoa, Brasil, pada 20 Juli 1994. Pada usia 31 tahun, ia berada dalam fase matang sebagai pesepak bola profesional.

Posisi utama Bruno Paraiba ialah gelandang tengah, namun ia juga bisa dimainkan lebih ke depan sebagai penyerang tengah. Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah bagi tim yang menginginkan variasi taktik.

Sebelum hengkang, Bruno Paraiba tercatat berstatus pemain Cheonan City. Ia bergabung pada 24 Juli 2025 dengan kontrak yang sejatinya baru berakhir pada 6 Januari 2026.

Keputusan berpisah lebih cepat menandakan adanya kesepakatan atau rencana besar dalam kariernya. Persebaya Surabaya kemudian muncul sebagai tujuan yang paling sering disebut.

Puzzle Bek Kiri Asing Bernardo Tavares di Persebaya Mulai Terbuka!

Dalam catatan nilai pasar, Bruno Paraiba memiliki valuasi sekitar Rp 3,04 miliar. Angka tersebut menunjukkan kualitas dan pengalaman yang ia bawa jika benar bergabung ke Liga Indonesia.

Sepanjang karier profesionalnya, Bruno Paraiba telah mencatatkan 195 pertandingan resmi.

Dari jumlah tersebut, ia menyumbang 40 gol dan 12 assist.

Catatan disiplin Bruno Paraiba juga tergolong wajar untuk pemain tengah. Ia mengoleksi 36 kartu kuning dan hanya 2 kartu merah sepanjang kariernya.

Total menit bermainnya mencapai 10.901 menit, angka yang mencerminkan konsistensi dan kepercayaan pelatih. Jam terbang tersebut menjadi modal penting untuk beradaptasi cepat di kompetisi baru.

Jika resmi berseragam Persebaya Surabaya, Bruno Paraiba berpotensi langsung menjadi pilar utama. Gaya bermainnya dinilai cocok dengan karakter sepak bola Liga Indonesia yang menuntut fisik dan determinasi.

Kehadirannya juga diharapkan menambah keseimbangan di lini tengah Persebaya Surabaya. Bernardo Tavares dikenal menyukai gelandang pekerja keras dengan kemampuan distribusi bola yang baik.

Saat ini, publik tinggal menunggu waktu hingga pengumuman resmi dirilis oleh Persebaya Surabaya.

Segala petunjuk yang ada mengarah pada satu kesimpulan, Bruno Paraiba tinggal selangkah lagi menjadi bagian dari Green Force.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.