Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengambil langkah cepat dalam menanggapi dampak bencana hidrometeorologi dengan mengerahkan tim relawan khusus. Fokus utama tim ini adalah membantu warga membersihkan rumah-rumah mereka yang terdampak banjir, terutama di wilayah Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan implementasi langsung dari instruksi Gubernur, yang menekankan pentingnya peran aktif setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penanganan bencana. “Relawan ini berasal dari perwakilan OPD,” ujarnya. “Mulai hari ini, mereka akan membantu warga membersihkan rumah-rumah yang terdampak.”

Gurun Laweh menjadi lokasi pertama yang menjadi fokus aksi para relawan. Di sana, mereka bekerja sama membersihkan rumah-rumah warga yang terendam banjir. Arry Yuswandi menambahkan, “Pada tahap awal ini, aksi relawan kita fokuskan di Kota Padang. Setelah itu tuntas, baru nanti mereka kita geser ke daerah lain yang juga terdampak.”

Masa tugas para relawan akan disesuaikan dengan status tanggap darurat bencana yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi. Arry Yuswandi menyatakan bahwa perpanjangan masa tugas relawan akan dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan di lapangan.

Pelepasan tim relawan kebencanaan pada Rabu, 3 Desember 2025, dihadiri oleh sejumlah pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar. Turut hadir Asisten Administrasi Umum, Medi Iswandi; Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ahmad Zakri; Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar, Al Amin; serta Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Sumbar, Ria Wijayanti.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.