Padang – Universitas Andalas (Unand) melakukan perombakan struktur organisasi dengan melantik sejumlah direktur dan kepala kantor baru. Acara pelantikan yang berlangsung di Convention Hall Unand pada hari Selasa (6/1), menandai langkah strategis universitas dalam mewujudkan visi sebagai World Class University (WCU).

Rektor Unand, Efa Yonnedi, menjelaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian penting dari upaya konsolidasi universitas. “Pelantikan ini menjadi bagian dari konsolidasi strategis Unand untuk memastikan arah kebijakan tetap berada pada jalur pencapaian visi sebagai World Class University (WCU) serta pelaksanaan Renstra UNAND 2025–2029,” ungkapnya.

Beberapa nama yang dilantik antara lain Dendi Adi Saputra sebagai Direktur Kemahasiswaan, Suhanda sebagai Direktur Keuangan, Zaiful Netra sebagai Direktur Pengembangan Unit Usaha dan Bisnis, Roni Ekha Putera sebagai Direktur Sumber Daya, Fauzan sebagai Direktur Teknologi Informasi, Muhammad Makky sebagai Direktur Kerjasama dan Hilirisasi Riset, serta Hary Efendi sebagai Kepala Kantor Humas, Protokoler, dan Layanan Informasi Publik.

Dalam pidatonya, Efa menekankan bahwa penunjukan pejabat baru ini bukan hanya sekadar rotasi jabatan. Ia menyebutnya sebagai upaya memperkuat tata kelola, mendorong inovasi, dan meningkatkan daya saing universitas di tengah era disrupsi teknologi dan persaingan global. Ia juga menyoroti pentingnya integritas, kolaborasi, dan kemampuan beradaptasi di setiap unit kerja.

Secara khusus, Efa memberikan arahan kepada Direktur Kemahasiswaan untuk memastikan program-program kemahasiswaan berfokus pada pembentukan karakter, peningkatan prestasi, dan penyerapan lulusan di dunia kerja, kewirausahaan, atau studi lanjutan dalam waktu satu tahun setelah lulus.

Kepada Direktur Keuangan, Efa menugaskan penerapan tata kelola keuangan yang efisien, akuntabel, dan berbasis kinerja. Tujuannya adalah memastikan setiap anggaran yang dikeluarkan berkontribusi langsung pada pencapaian target strategis universitas.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Usaha dan Bisnis diharapkan dapat mengoptimalkan aset universitas, memperkuat unit usaha yang ada, dan mengembangkan sumber pendapatan di luar Uang Kuliah Tunggal (UKT). Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian finansial universitas tanpa membebani mahasiswa.

Direktur Sumber Daya Manusia diberi mandat untuk mempercepat pengembangan karir dosen dan tenaga kependidikan, menyederhanakan birokrasi layanan kepegawaian, menegakkan sistem berbasis kinerja, serta meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme sumber daya manusia.

Di bidang teknologi informasi, Direktur TI diarahkan untuk memperkuat integrasi sistem digital, mewujudkan Satu Data Unand, dan memastikan transformasi digital mempermudah layanan akademik dan administrasi.

Direktur Kerja Sama dan Hilirisasi Riset didorong untuk memperluas jaringan kolaborasi nasional dan internasional yang berdampak positif pada riset, publikasi, inovasi, hilirisasi teknologi, serta peningkatan reputasi Unand di tingkat global.

Kepala Kantor Humas, Protokoler, dan Layanan Informasi Publik ditugaskan untuk memperkuat citra institusi, menyelaraskan komunikasi di seluruh unit kerja, meningkatkan kualitas pelayanan informasi, serta membangun citra Unand sebagai perguruan tinggi yang profesional, terpercaya, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Efa mengakhiri arahannya dengan mengajak seluruh pejabat Unand untuk bekerja dengan cepat, inovatif, dan berintegritas. Ia berharap langkah ini akan membawa Unand menuju kemajuan dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.