Madrid – Real Madrid telah mengambil langkah awal dalam menyusun proyek besar mereka untuk musim panas 2026, dengan keputusan untuk membawa kembali Nico Paz ke Santiago Bernabeu pada akhir musim ini. Gelandang berusia 21 tahun itu kini tengah bersinar bersama Como di Italia.
Paz meninggalkan Madrid pada musim panas 2024 demi mendapatkan menit bermain yang lebih konsisten. Saat itu, ia hanya sempat mencatatkan delapan penampilan dengan total 128 menit bersama tim senior.
Keputusan hijrah ke Italia terbukti tepat. Bersama Como, Paz berkembang pesat dan menjelma menjadi salah satu gelandang muda paling menarik di Eropa, dengan statistik mencolok.
Dalam 51 penampilan di semua kompetisi, Paz telah mencetak 11 gol dan 14 assist, kontribusi yang langsung mengundang perhatian klub-klub papan atas Eropa.
Sejak awal, Madrid sudah mengantisipasi skenario ini dengan menyisipkan klausul pembelian kembali saat melepas sang pemain. Como merekrut Paz dengan biaya €6 juta, namun Real Madrid mempertahankan kendali atas masa depannya.
Meski sempat menolak mengaktifkan klausul pembelian kembali senilai €10 juta pada musim panas lalu, Madrid kini siap menggunakan opsi tersebut dengan nilai €9 juta pada akhir musim ini. Keyakinan internal di Bernabéu menyebutkan bahwa Paz sudah siap naik level.
Madrid menilai gelandang internasional Argentina itu mampu melanjutkan perkembangannya di lingkungan yang lebih kompetitif, sekaligus memberi warna baru di lini tengah skuad.
Minat Besar, Madrid Tetap Teguh
Performa impresif Paz bersama Como tentu tak luput dari radar klub lain. Sejumlah tim elite Liga Premier dikabarkan siap mengajukan tawaran fantastis dengan nilai yang dalam beberapa laporan mencapai €80 juta.
Namun, Madrid bersikap tegas. Paz tidak untuk dijual pada musim panas mendatang. Meskipun keputusan akhir tetap berada di tangan sang pemain, Madrid percaya ada tempat untuknya dalam skuad Xabi Alonso.
Kritik terhadap kurangnya kreativitas di lini tengah Madrid musim ini membuat Paz dipandang sebagai solusi ideal. Ibarat seorang pemain bernilai €100 juta yang bisa didapatkan dengan harga jauh lebih murah.
Konsekuensinya, Madrid siap menolak semua tawaran yang masuk. Mereka memilih mempertahankan Paz ketimbang meraih keuntungan instan yang besar, sebuah sinyal kuat bahwa klub melihatnya sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang.
Di sisi lain, Paz sendiri diyakini memiliki keinginan besar untuk menghidupkan kembali kariernya di Real Madrid. Meski godaan dari klub-klub lain hampir pasti datang sebelum jendela transfer musim panas 2026 ditutup, Bernabeu tampaknya menjadi tujuan utamanya.












