Barcelona – Raphinha, pemain sayap Barcelona, mengalami transformasi peran yang signifikan di klub tersebut. Sempat dikabarkan akan dijual demi menstabilkan keuangan klub, kini ia menjadi salah satu pemain kunci, bahkan dipercaya mengenakan ban kapten.

Kedatangan pelatih Hansi Flick menjadi titik balik bagi Raphinha. Flick melihatnya sebagai bagian integral dari proyek baru Barcelona.

Rumor transfer ke Arab Saudi sempat mencuat, namun media Spanyol, SPORT, membantah kabar tersebut. Barcelona disebut tidak berniat menjual Raphinha dan menganggapnya sebagai pemain tak tergantikan.

“Raphinha, setelah Piala Dunia keduanya bermain untuk Barca, akan tetap berada di Barcelona musim depan. Dia merasa dihargai dan dicintai. Tidak ada tawaran menggiurkan yang akan mengubah pikirannya,” tulis SPORT.

Raphinha kini menjadi pilar utama tim, baik di lapangan maupun di ruang ganti. Flick melihatnya sebagai komponen strategis yang tidak bisa dilepas demi menyeimbangkan neraca keuangan.

Pemain asal Brasil itu juga tidak menunjukkan keinginan untuk hengkang. Ia merasa bahagia di Barcelona dan keluarganya sudah nyaman tinggal di kota tersebut.

Fokus Raphinha saat ini adalah menjuarai Liga Champions bersama Barcelona dan Piala Dunia bersama Brasil.

Cedera sempat menghambat perannya musim ini, namun tidak mengurangi komitmen klub maupun sang pemain. Barcelona tetap berencana mempertahankannya.

Dengan torehan empat gol dan tiga assist dalam sembilan penampilan musim ini, Raphinha membuktikan kualitasnya tetap terjaga. Barcelona berharap ia segera kembali menjadi motor utama permainan tim.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.