Bukittinggi – Pemerintah Kota Bukittinggi terus memacu sektor pariwisata melalui program unggulan, termasuk persiapan menyambut satu abad ikon kota, Jam Gadang. Hal ini terungkap dalam laporan satu tahun kepemimpinan yang disampaikan oleh pemerintah kota, yang menyoroti berbagai upaya peningkatan infrastruktur, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.
Menurut keterangan dari pemerintah kota, perbaikan fasilitas dan infrastruktur kota menjadi prioritas utama selama tahun 2025. Langkah ini mencakup peningkatan sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, jalan, drainase, serta objek wisata. “Tujuannya adalah untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan kota bagi wisatawan dan masyarakat lokal,” ujar perwakilan pemerintah kota, seraya menambahkan pentingnya standar kenyamanan di seluruh fasilitas pendukung objek wisata.
Sebagai kota yang mengandalkan sektor pariwisata, Bukittinggi menjadikan Dinas Pariwisata sebagai ujung tombak dalam program 1001 Event Gemilang. Sepanjang tahun 2025, berbagai acara berskala lokal, nasional, hingga internasional telah sukses digelar. Pengakuan atas upaya ini pun datang melalui sejumlah penghargaan di bidang pariwisata, termasuk The 5th ASEAN Clean Tourist City Award di Filipina.
Momentum peringatan 100 Tahun Jam Gadang (1926–2026) juga menjadi fokus utama. “Tahun ini pemerintah daerah akan melaksanakan serangkaian program peringatan,” kata perwakilan pemerintah kota, menekankan bahwa perayaan ini akan memperkuat identitas sejarah dan budaya Bukittinggi, serta menegaskan posisinya sebagai kota perjuangan.
Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya mewujudkan Bukittinggi bebas banjir melalui perbaikan drainase secara menyeluruh dan perawatan infrastruktur jalan. Di bidang pendidikan, perbaikan dan pembangunan fasilitas pendidikan terus dikebut, termasuk kelanjutan pembangunan SDN 08 Campago Ipuah.
Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), program unggulan pendidikan gemilang juga telah direalisasikan, termasuk penyerahan perlengkapan dan seragam sekolah gratis untuk pelajar SD dan SMP tahun pelajaran 2025-2026. Tercatat, 3.195 siswa SD dan 2.496 siswa SMP telah menerima bantuan seragam sekolah gratis.
Program tabungan haji pelajar juga telah diluncurkan, dengan sekitar 15.558 pelajar telah memiliki Tabungan Haji Pelajar di PT BPRS Jam Gadang (Perseroda). Selain itu, program pemberian 1.000 kacamata gratis kepada pelajar juga telah direalisasikan untuk meningkatkan kualitas kesehatan mata peserta didik. “Kita juga menyerahkan bantuan kebutuhan dasar, pakaian sekolah, serta pembebasan uang kos bagi siswa terdampak bencana alam di Sumbar yang bersekolah di Bukittinggi,” imbuh perwakilan pemerintah kota.
Pemerintah Kota Bukittinggi juga tengah menyusun perencanaan terkait program Angkot Gratis bagi pelajar, yang diharapkan dapat segera direalisasikan. Di bidang sosial, bantuan sembako untuk lansia, disabilitas, dan fakir miskin telah disalurkan, serta bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk 280 orang senilai Rp.403.400.000.
Di sektor kesehatan, cakupan kepesertaan BPJS di Kota Bukittinggi mencapai 98,37 persen. Peningkatan standar fasilitas kesehatan masyarakat juga terus dilakukan melalui perbaikan Puskesmas dan peningkatan pelayanan RSUD Bukittinggi.
Program PKL Naik Kelas menjadi prioritas lainnya, dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian telah memetakan serta melakukan perencanaan realisasi program tersebut. “Selama satu tahun terakhir, pemerintah telah menyusun dan memfinalisasi Roadmap PKL Naik Kelas dengan menggandeng akademisi,” jelas perwakilan pemerintah kota.
Program Bukittinggi bebas sampah juga menjadi salah satu program unggulan yang bertujuan untuk meningkatkan manajemen lingkungan. Perbaikan dan peremajaan taman-taman kota juga telah dilakukan, seperti perbaikan air terjun menari di taman Jam Gadang, peremajaan taman Ngarai Maaram, dan pembenahan taman di kawasan Surau Gadang.
Tiga kecamatan di Kota Bukittinggi juga mendukung penuh program unggulan Surau Gemilang dan Bukittinggi 1001 event gemilang. Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja juga memiliki peran penting dalam mensukseskan program 1000 Startup Gemilang. “Program 1000 Startup Gemilang ini mendorong tumbuh dan berkembangnya enterpreneur-enterpreneur baru, khususnya di kalangan generasi muda melalui serangkaian upaya yang terpadu,” pungkasnya.
Pemerintah kota mengakui bahwa masih banyak yang harus dibenahi ke depannya, meskipun di tengah kondisi efisiensi anggaran. “Kita ingin bagaimana setiap kebijakan yang dijalankan benar-benar berdampak kepada masyarakat,” tutupnya.












