Sawahlunto – Pemangkasan anggaran menghambat pembangunan dan perekonomian di Sumatera Barat (Sumbar). Pemerintah daerah terpaksa membatalkan dan merevisi sejumlah rencana pembangunan.

Kondisi ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Gubernur, Wakil Gubernur, dan Kepala Daerah se-Sumbar di Hotel Saka Sawahlunto, Sabtu (6/9/2025).

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menginisiasi rapat tersebut untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.

Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, dan Wakil Wali Kota Solok, Suryadi Nurdal, turut hadir dalam rapat.

Beberapa faktor menjadi penyebab pemangkasan anggaran daerah.

Mulai dari pandemi COVID-19 yang menyedot sebagian besar anggaran untuk penanganan.

Kemudian, refocusing anggaran untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan pada era Presiden Joko Widodo.

Terakhir, pemotongan anggaran mencapai 50% di era Presiden Prabowo dengan alasan efisiensi.

APBN menjadi satu-satunya solusi untuk pembangunan di daerah saat ini.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.