Padang – Puskesmas Pembantu (Pustu) Balai Kota Padang kembali menyediakan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi para pegawai di lingkungan Balai Kota Padang dan masyarakat umum. Layanan pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk mempermudah akses kesehatan bagi para pekerja dan warga sekitar.
Penanggung Jawab Pustu Balai Kota, Afriyenni Ratmin, menjelaskan hal tersebut di Padang, Kamis (3/7/2025). Ia mengatakan, mekanisme pemeriksaan diawali dengan pengambilan nomor antrean, dilanjutkan dengan pendaftaran dan skrining mandiri. Kemudian, peserta menjalani pemeriksaan fisik oleh tenaga medis.
“Pemeriksaan dilakukan secara bertahap berdasarkan kategori usia dan tingkat risiko. Misalnya, pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) dan kolesterol diperuntukkan bagi peserta usia 40 tahun ke atas, sementara pemeriksaan Inspeksi Visual Asetat (IVA) hanya untuk perempuan yang sudah menikah,” terang Afriyenni.
Afriyenni juga menyebutkan, CKG tak hanya dilaksanakan di Pustu, namun juga dilakukan secara aktif oleh Dinas Kesehatan Kota Padang melalui metode jemput bola. Metode tersebut dilakukan dengan mendatangi kantor-kantor, sekolah, hingga turun langsung ke masyarakat.
“Dari pelaksanaan CKG biasanya dalam sehari bisa melayani 60–70 orang, dan kami dibantu oleh tujuh tenaga medis,” ujarnya.
Pihak Pustu menargetkan seluruh pegawai di lingkungan Balai Kota dapat memanfaatkan layanan ini. Koordinasi juga dilakukan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menyesuaikan jadwal layanan pemeriksaan.
Di tempat yang sama, Indah Eka Putri, salah satu tenaga medis yang bertugas, menyampaikan bahwa pemeriksaan dasar yang dilakukan meliputi pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, lingkar perut, serta cek gula darah. Hingga pukul 14.00 WIB, tercatat 23 orang telah mengikuti pemeriksaan CKG pada Kamis (3/7/2025).
“Untuk peserta berusia di atas 40 tahun, kami lakukan pemeriksaan EKG dan kolesterol. Beberapa peserta juga berkonsultasi mengenai pola hidup sehat,” kata Indah.
Pelaksanaan CKG di Kota Padang sendiri telah dimulai sejak 11 Februari 2025. Program ini melibatkan 24 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kota Padang.











