JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat menembus level 10.000 pada tahun 2026. Prediksi ini muncul meskipun IHSG gagal menyentuh 9.000 pada tahun sebelumnya.

Pada Rabu (31/12/2025), Purbaya menjelaskan bahwa capaian kinerja IHSG akan sejalan dengan kondisi perekonomian. Ia menilai, seharusnya IHSG sudah bisa menembus 9.000 jika kinerja pasar modal sejak awal 2025 dirancang sesuai arah kebijakan ekonominya.

Sepanjang tahun 2025, IHSG mengakhiri perdagangannya dengan kenaikan 22,13% ke level 8.646,93. Indeks juga sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) beberapa kali pada tahun tersebut.

“Harusnya kalau kemarin desainnya sesuai dengan desain saya sekarang sudah 9.000, tetapi kan itu [beda] sedikit,” ujarnya kepada wartawan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, dikutip Jumat (2/1/2026).

Purbaya meyakini, dengan kebijakan ekonomi yang lebih sinkron antara otoritas fiskal dan moneter, IHSG bisa mencetak rekor hingga 10.000. Ia bahkan menyebut bisa lebih dari itu pada akhir tahun 2026.

Optimisme Purbaya didasari tiga hal utama yang akan menjadi fokus pemerintah untuk memacu pertumbuhan ekonomi lebih tinggi di tahun 2026. Pertama, memacu belanja pemerintah sejak awal tahun.

Kedua, mempererat koordinasi fiskal dan moneter dengan Bank Indonesia (BI). Ketiga, mengurai satu per satu hambatan usaha atau debottlenecking.

Purbaya mengklaim, koordinasi antara otoritas fiskal dan moneter sudah semakin erat setidaknya sejak satu bulan terakhir di tahun 2025. Sebelumnya, ia sempat melihat kebijakan fiskal dan moneter belum sepenuhnya sinkron, meskipun ia telah menjabat sebagai Menteri Keuangan.

Hal itu terlihat dari dampak injeksi likuiditas senilai total Rp276 triliun dari kas pemerintah ke perbankan sejak September tahun lalu.

“Satu bulan terakhir sudah amat baik. Yang penting adalah ke depan dengan kebijakan yang semakin sinkron antara kami dengan bank sentral, ekonomi kita akan tumbuh lebih baik dari sekarang,” kata Purbaya. Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi 6% di tahun 2026 “tidak terlalu sulit untuk dicapai.”

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.