Padang – Program Pulang Basamo, sebuah tradisi tahunan yang dinanti-nantikan oleh masyarakat Minangkabau yang berada di perantauan, akan kembali diselenggarakan pada tahun 2026. Inisiatif ini bertujuan untuk menyediakan fasilitas transportasi mudik gratis yang aman dan nyaman bagi para perantau.

Andre Rosiade, mengumumkan secara resmi jadwal pelaksanaan Pulang Basamo Lebaran 2026 melalui pesan singkat. “Keberangkatan pertama akan dilaksanakan pada 8 Maret 2026, dan keberangkatan kedua pada 15 Maret 2026,” ujarnya, menekankan pentingnya momen ini dalam mempererat tali silaturahmi dan menghidupkan kembali kehangatan kampung halaman.

Menurut Andre, program Pulang Basamo ini sepenuhnya tidak memungut biaya. Ia pun mengajak para perantau untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. “Yang paling penting, program ini tidak dipungut biaya—gratis alias perai,” ungkapnya, seraya mengimbau agar para perantau mengajak serta keluarga dan kerabat untuk bersama-sama merasakan kebahagiaan pulang kampung.

Selain meringankan beban biaya perjalanan, Pulang Basamo juga memiliki tujuan yang lebih mendalam, yaitu memperkuat hubungan antar perantau dan melestarikan tradisi pulang kampung menjelang perayaan hari raya.

Diharapkan, pelaksanaan Pulang Basamo 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat perantau yang merindukan kampung halaman. Andre menyampaikan harapannya, “Jadi manfaatkan kesempatan ini, ajak keluarga dan kerabat, dan mari bersama-sama pulang dengan penuh kebahagiaan melalui Pulang Basamo 2026.”

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.