Padang – PSP Padang bersiap untuk memulai perjuangan di Liga 4 Sumatera Barat 2026 dengan menghadapi Josal FC Pariaman dalam laga pembuka yang diprediksi akan berlangsung sengit. Pertandingan tersebut dijadwalkan akan digelar di Stadion H. Agus Salim pada Kamis, 22 Januari 2026, dengan waktu kick-off pukul 13.30 WIB.
Laga pembuka ini diperkirakan akan menyedot perhatian para pecinta sepak bola, mengingat kedua tim memiliki basis suporter yang besar. Rivalitas yang akan tersaji di lapangan hijau diyakini akan menciptakan atmosfer yang panas di stadion.
Manajer Tim PSP Padang, Indra Yunaidi, menegaskan bahwa timnya telah mempersiapkan diri secara matang untuk menghadapi pertandingan perdana. Ia memastikan bahwa seluruh pemain berada dalam kondisi fisik yang prima dan siap memberikan performa terbaik.
“Tentu siapa pun lawannya, kami sudah siap untuk fight, termasuk laga perdana melawan Josal FC Pariaman. Tidak mudah, tetapi asa dan semangat pemain sulit untuk dipadamkan,” ungkapnya pada Rabu (21/1/2026).
Ia menambahkan bahwa pertandingan pembuka ini memiliki arti penting sebagai tolok ukur kekuatan tim dan menjadi ajang pembuktian karakter para pemain. “Ini akan menjadi laga pembuka yang panas dan sangat dinikmati oleh seluruh penggemar sepak bola di Ranah Minang,” ujarnya.
Menurutnya, pertandingan melawan Josal FC bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan momentum krusial bagi para pemain untuk menunjukkan mental bertanding dan kesiapan tim sepanjang musim kompetisi. “Tentu ini menjadi momentum penting. Apa pun yang terjadi di lapangan, setiap pertandingan punya arti. Tim sudah siap dengan semangat membara,” jelasnya.
Selain itu, pertandingan ini juga akan semakin menarik dengan adanya bonus yang dijanjikan bagi tim pemenang. “Ya, tentu tim bertanding dengan sangat serius. Selain mengejar kemenangan, kami juga memperebutkan bonus dari Presiden Josal FC, H. Arisal Azis. Itu yang disampaikannya langsung kepada saya,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa PSP Padang tidak hanya sekadar bertanding untuk meraih kemenangan, tetapi juga membawa sejarah panjang dan nilai-nilai budaya Minangkabau. “PSP Padang lahir dari sejarah yang panjang, dari semangat Pandeka Minang yang berani, tangguh, beradab, dan bertanggung jawab dalam menyerang. Nilai-nilai inilah yang kami tanamkan kepada seluruh pemain, bertanding dengan hati, disiplin, dan menjunjung tinggi kualitas,” tuturnya.
Menjelang usia satu abad, ia menyadari bahwa perjalanan PSP Padang ke depan akan penuh dengan tantangan. Namun, ia tetap optimis dengan dukungan dari berbagai pihak. “Kami menyadari perjalanan PSP ke depan tidaklah mudah. Namun, dengan dukungan penuh Pemerintah Kota Padang, pengurus, masyarakat Minang di ranah dan rantau, serta sponsor, kami yakin kebangkitan itu adalah tujuan yang bisa kita capai bersama. Mari kita dukung bersama,” pungkasnya.











