Sarilamak – PSP Padang berhasil membuktikan ketangguhannya dengan menjuarai Turnamen Sepakbola Nagari Cup Batu Balang (BBS) setelah mengalahkan MMP FC Kabupaten Solok melalui drama adu penalti. Pertandingan final yang berlangsung ketat tersebut berakhir imbang tanpa gol, memaksa kedua tim untuk beradu keberuntungan dari titik putih dengan skor akhir 4-3.

Amril Acik Amin, mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan timnya. “Kita bersyukur bisa mengatasi perlawanan Raja Tarkam,” ujarnya seusai pertandingan, didampingi Oesman Ayub dan Helmi Moesim. Kemenangan ini, menurutnya, menjadi modal berharga bagi tim berjuluk Pandeka Minang itu dalam persiapan menghadapi Liga 4. Ia berharap tren positif ini dapat dipertahankan dalam kompetisi yang lebih serius.

Selama pertandingan final, PSP Padang menampilkan performa yang menjanjikan. Meskipun menghadapi tim yang diperkuat sejumlah mantan pemain profesional seperti Agung, PSP Padang mampu mendominasi jalannya pertandingan.

Pada babak pertama, PSP Padang menciptakan beberapa peluang melalui aksi Carrel dan Gibran. Namun, penyelesaian akhir yang kurang sempurna membuat peluang-peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol. Hingga akhir babak pertama, skor tetap 0-0.

Di babak kedua, PSP Padang melakukan perubahan taktik dengan menarik keluar Alil, pemain sayap yang mengalami cedera, dan memasukkan Kaka. Kehadiran Kaka memberikan energi baru bagi serangan PSP Padang, menciptakan beberapa peluang tambahan. Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang memuaskan kembali menggagalkan upaya mereka untuk mencetak gol. Pertandingan berakhir dengan skor tetap 0-0, sehingga harus dilanjutkan dengan adu penalti.

Dalam adu penalti, empat dari lima algojo PSP Padang berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Sementara itu, dari lima penendang MMP FC, hanya tiga yang berhasil mencetak gol.

Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan meraih gelar juara, para pemain PSP Padang langsung menerima bonus. “Kita sediakan bonus kepada pemain, karena mereka telah membuktikan bisa mengalahkan raja tarkam,” kata Aciak pada 14 Juni.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.