Paris – Paris Saint-Germain (PSG) resmi melepas penjaga gawang Gianluigi Donnarumma ke Manchester City. Langkah ini diambil setelah negosiasi perpanjangan kontrak sang kiper asal Italia tersebut menemui jalan buntu, terutama karena permintaan gaji tinggi yang tidak sesuai kebijakan klub.

Donnarumma kini telah bergabung dengan Manchester City di Etihad Stadium, dalam kesepakatan transfer senilai sekitar EUR 26 juta atau setara Rp 508 miliar. Proses kepindahan ini rampung menjelang tenggat waktu bursa transfer musim panas, di mana City berhasil memanfaatkan situasi sulit yang dihadapi PSG.

Luis Campos, penasihat strategis PSG, menjelaskan bahwa kebijakan gaji baru klub menjadi alasan utama di balik penjualan Donnarumma. PSG kini memprioritaskan kontrak berbasis bonus dan prestasi, bukan lagi gaji pokok yang besar. Donnarumma sendiri menginginkan nominal gaji yang setara dengan kebijakan lama yang sudah tidak berlaku.

Meskipun pelatih kepala Luis Enrique sempat menyatakan mencari profil kiper berbeda, Campos menekankan faktor finansial jauh lebih dominan dalam keputusan ini. Donnarumma berada di tahun terakhir kontraknya, dan pembicaraan perpanjangan tidak pernah mencapai kesepakatan.

PSG merasa perlu menjaga keseimbangan finansial demi menerapkan kebijakan baru ini secara merata ke seluruh skuad. Donnarumma sendiri mengonfirmasi kepergiannya pada 12 Agustus, setelah namanya dicoret dari skuad utama dan digantikan oleh kiper baru Lucas Chevalier.

Sang kiper sering mengungkapkan bahwa keputusan itu bukan atas keinginannya, melainkan sepenuhnya ditentukan oleh pihak klub. Luis Enrique pun mengakui bahwa kebijakan klub merupakan pertimbangan besar di balik keputusan pergantian penjaga gawang.

Agen Donnarumma, Enzo Raiola, menilai PSG telah mengubah aturan main dalam negosiasi kontrak. Menurut Raiola, Donnarumma sempat menerima gaji lebih rendah pada musim sebelumnya dengan harapan perpanjangan. Namun, sikap klub berubah drastis menjelang awal Agustus, membuat kesepakatan sulit dicapai.

Campos kembali menegaskan bahwa kebijakan gaji berbasis prestasi berlaku bagi semua pemain tanpa pengecualian. Ia menambahkan, stabilitas klub lebih penting daripada nama besar siapa pun. PSG menargetkan para pemain mendapat bayaran lebih besar hanya jika mereka tampil dan berkontribusi secara maksimal.

Dengan kepindahan ini, Gianluigi Donnarumma memulai petualangan barunya di Premier League bersama Manchester City. Sementara itu, PSG tetap berpegang pada prinsip menjaga keuangan klub yang sehat dan mempertahankan performa kompetitif. Klub ibu kota Prancis itu berharap kebijakan baru ini akan membawa keseimbangan jangka panjang bagi seluruh tim.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.