Solok – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto mendapat sambutan meriah di SDN 09 Pasar Pandan Air Mati, Kota Solok. Makanan yang disajikan bahkan ludes dalam hitungan menit.

Antusiasme siswa menjadi indikator keberhasilan program ini, ungkap Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Solok, Desrifahmi, Kamis (13/6/2024).

“Saya lihat anak-anak sangat senang, bahkan makanan cepat habis. Mereka sumringah menerima menu ini. Saya coba sendiri, rasanya enak dan berkualitas,” ujarnya.

Saat ini, tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) beroperasi di Kota Solok, berlokasi di Kampung Jawa, Simpang Rumbio, dan Pasar Pandan Air Mati (PPA).

Pemerintah Kota Solok menargetkan sepuluh dapur aktif pada akhir 2025 untuk menjangkau seluruh pelajar.

Desrifahmi menekankan pentingnya menjaga kualitas makanan, bukan hanya kuantitas. “Bukan hanya soal banyaknya porsi, tetapi konsistensi kualitas yang harus dijaga. Anak-anak harus mendapat asupan sehat, aman, dan bergizi,” tegasnya.

Pelaksanaan MBG di Kota Solok didukung oleh Yayasan Arsali Jaya Sentosa.

Ari Handoko, pimpinan yayasan, menjelaskan bahwa tahap ketiga program ini menyasar 2.920 penerima manfaat, dengan target mencapai 4.000 anak ke depan.

“Menu disusun sesuai konsep gizi seimbang: karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayur, serta buah. Hari ini contohnya ada ayam saus Padang, tahu, sayur, dan buah jeruk,” jelas Ari.

Seluruh bahan pangan dipastikan berasal dari pemasok yang memenuhi standar.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.