Tangerang – Industri otomotif Indonesia menunjukkan kinerja positif. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat produksi kendaraan roda empat mencapai 822 ribu unit pada periode Januari hingga September 2025.

Ekspor Tembus 380 Ribu Unit

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin, Setia Diarta, mengungkapkan hal tersebut saat pembukaan Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (21/11/2025). Selain itu, ekspor kendaraan roda empat mencapai sekitar 380 ribu unit.

Angka produksi ini hampir menyamai total produksi sepanjang 2024 yang mencapai 1,19 juta unit. Sebagai perbandingan, produksi pada periode Januari hingga Oktober 2024 lalu mencapai 996 ribu unit.

Indonesia Jadi Basis Produksi Otomotif Global

Setia menambahkan, ekspor sebanyak 388 ribu unit menunjukkan 45 persen produksi dalam negeri terserap di pasar internasional. Menurutnya, Indonesia menjadi basis produksi penting bagi pabrikan otomotif global.

“Kemampuan industri otomotif masih terbuka untuk terus dilakukan ekspansi,” ujarnya.

Produksi Kendaraan Roda Dua Juga Tinggi

Selain roda empat, produksi kendaraan roda dua juga mencatatkan angka yang signifikan, yaitu 5,25 juta unit pada periode Januari-September 2025. Jumlah ini hampir mendekati total produksi 2024 sebanyak 6,9 juta unit.

Kontribusi terhadap PDB Nasional

Industri otomotif berkontribusi 1,98 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada triwulan III 2025. Sektor ini didukung oleh 39 pabrikan kendaraan bermotor roda empat dengan kapasitas produksi 2,39 juta unit per tahun, serta 82 pabrikan kendaraan bermotor roda dua dan tiga dengan kapasitas produksi 11,2 juta unit per tahun.

Gaikindo Jakarta Auto Week 2025 Diharapkan Dongkrak Penjualan

Kemenperin bekerja sama dengan Gaikindo dalam acara GJAW 2025 yang berlangsung pada 21-30 November 2025. Pameran ini diharapkan dapat meningkatkan penjualan kendaraan menjelang akhir tahun.

Pameran otomotif ini juga menjadi ajang edukasi bagi masyarakat, dengan menampilkan berbagai mobil listrik dan hibrida dari berbagai merek.

“Pameran ini merupakan salah satu upaya penting dalam mempromosikan produk otomotif dalam negeri yang diharapkan dapat memacu pertumbuhan industri otomotif nasional, khususnya menjelang akhir tahun 2025,” pungkas Setia.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.