Maninjau – Universitas Negeri Padang (UNP) menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana dengan menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pramuka ke Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, pasca-banjir dan longsor. Tim yang beranggotakan sepuluh relawan ini fokus pada pemulihan infrastruktur dan bantuan kemanusiaan.

Sejak 3 Desember 2025, TRC Pramuka UNP mendirikan posko tanggap darurat di Jorong Kubu Baru sebagai pusat koordinasi. “Kami langsung mendirikan posko sebagai pusat koordinasi begitu tiba di lokasi,” ungkap salah seorang anggota tim, menekankan pentingnya respons cepat dalam situasi darurat.

Prioritas utama tim adalah membantu warga membersihkan rumah-rumah yang terendam lumpur. Pada hari kedua, relawan bahu-membahu mengangkat lumpur, merapikan barang-barang, dan menata kembali rumah yang masih layak huni. Selain itu, bantuan sembako disalurkan kepada keluarga-keluarga yang terdampak di Jorong Kubu Baru.

Selain pembersihan rumah, TRC Pramuka UNP juga berupaya membuka akses saluran air yang tersumbat akibat longsor. Anggota tim menjelaskan bahwa “Pembukaan akses saluran air ini penting untuk mencegah risiko banjir susulan.” Upaya ini menjadi fokus pada hari keempat, dengan membersihkan lumpur dan sampah yang menghambat aliran air.

Setelah berupaya selama beberapa hari, tim berhasil menuntaskan pembersihan saluran air, memastikan alirannya kembali normal. Pada hari terakhir, bantuan sembako tambahan disalurkan kepada warga di Jorong Bancah dan Jorong Kukuban. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diakhiri dengan evaluasi di posko sebelum tim kembali ke Padang.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.