Bogor – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan meresmikan peluncuran rumah subsidi di Bogor, Jawa Barat, pada 29 September mendatang. Acara ini sekaligus menjadi pembuka bagi peluncuran 25 ribu unit rumah subsidi tahap kedua yang tersebar di 100 titik di seluruh Indonesia.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menyampaikan kehadiran Presiden Prabowo dalam agenda penting ini. Maruarar menjelaskan bahwa peluncuran 25 ribu rumah subsidi tersebut merupakan bagian integral dari program pemerintah untuk menyediakan 3 juta rumah bagi masyarakat. Ia mendorong masyarakat untuk memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan guna menyukseskan program ini. Pernyataan tersebut disampaikan Maruarar melalui keterangan tertulisnya pada Jumat, 19 September 2025.
Politikus Partai Gerindra itu menegaskan keinginan pemerintah untuk menunjukkan integrasi ekosistem perumahan di Tanah Air, mulai dari pengembang, kontraktor, hingga toko bangunan. Integrasi ini, menurutnya, terwujud melalui program 3 juta rumah subsidi yang dirancang untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh hunian dengan harga terjangkau. Maruarar juga meyakini bahwa KUR Perumahan merupakan terobosan baru bagi Indonesia dalam mendukung sektor perumahan murah, dan ia memprediksi penyerapan kredit program ini akan menjadi yang tertinggi di Indonesia, khususnya di Jawa Barat.
Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menambahkan bahwa program 3 juta rumah adalah upaya serius pemerintah untuk mengatasi kesenjangan kepemilikan hunian di Indonesia. Ia menyatakan bahwa program ini dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam memiliki hunian yang layak dengan angsuran yang ringan.
Qodari menjelaskan lebih lanjut bahwa KUR Perumahan akan memberikan bantuan signifikan bagi masyarakat tidak hanya untuk memiliki rumah, tetapi juga untuk memperbaiki hunian mereka, serta meningkatkan usaha di sektor perumahan.










