Cileungsi – Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan 26 ribu rumah subsidi kepada masyarakat di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/9). Salah satu penerima rumah subsidi tersebut adalah keluarga Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan bahwa pemberian rumah ini merupakan arahan langsung dari Presiden sebagai bentuk perhatian negara. “Kami juga melaporkan, Pak, kenapa hari ini juga sesuai arahan Bapak, Bapak memberikan perhatian untuk 4 korban di Makassar… Kemudian juga buat keluarga Affan di tempat ini, Pak,” ujar Maruarar di lokasi.

Ia menambahkan, meskipun pemberian rumah ini tidak dapat menghapus kedukaan para korban, hal ini membuktikan kehadiran negara dalam memberikan perhatian kepada korban insiden demo di Makassar dan Jakarta sebelumnya.

Pada kesempatan itu, Maruarar menjelaskan bahwa terdapat 26.000 unit rumah subsidi yang diserahkan dalam agenda Akad Massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan serah terima kunci. Dari jumlah tersebut, 200 unit diserahkan langsung di Cileungsi, sementara 25.800 unit lainnya tersebar di seluruh Indonesia.

Acara penyerahan ini berlangsung serentak di 100 titik di penjuru tanah air. Ribuan warga di berbagai daerah, mulai dari Aceh, Papua, Maluku Utara, hingga NTT, merasakan kebahagiaan serupa setelah menerima rumah subsidi dari pemerintah. Maruarar menegaskan, meski berjauhan, kebahagiaan para penerima rumah subsidi dari Pemerintahan Presiden Prabowo adalah sama.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.