Medan – Presiden RI Prabowo Subianto meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir di Posko Pengungsian MAN 1 Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (13/12). Kunjungan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendampingi masyarakat yang terkena bencana.
Di hadapan pengungsi, relawan, dan aparat, Prabowo menekankan bahwa seluruh warga terdampak adalah bagian dari keluarga besar bangsa. Pemerintah tidak akan membiarkan mereka menghadapi musibah sendirian.
“Saya akan terus memantau dari hari ke hari, minggu ke minggu. Mudah-mudahan kita akan membantu semua warga yang mengalami musibah. Akan kita bantu karena saudara-saudara adalah bagian dari kita semua. Kami tidak akan tinggalkan kalian sendiri,” tegas Prabowo, seperti dilansir dari Badan Komunikasi Pemerintah.
Prabowo mengapresiasi kerja keras relawan dan aparat yang telah membantu warga terdampak banjir selama belasan hari. Ia berterima kasih atas semangat gotong royong yang membuat kondisi di lapangan terus membaik.
“Semua petugas, semua relawan, terima kasih. Yang sudah belasan hari bekerja di sini, terima kasih semuanya,” ujarnya disambut riuh warga.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyebut telah menerima laporan terkait kebutuhan mendesak warga, termasuk pasokan air bersih dan perbaikan tanggul yang rusak akibat banjir.
“Baik, saya datang melihat keadaan. Nanti kekurangan-kekurangan sudah dilaporkan kepada saya: kekurangan air bersih, perbaikan tanggul. (TNI) Angkatan Darat, Kepolisian, semua kekuatan kita, alhamdulillah Sumut sudah lebih baik sejak terakhir saya datang,” sambungnya.
Prabowo juga memperkenalkan pejabat yang mendampinginya, di antaranya Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, para kepala daerah, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Mendagri Tito Karnavian, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Dengan gaya komunikasi yang akrab, Prabowo bercengkerama langsung dengan warga di lokasi pengungsian.











