Bukittinggi – Polresta Bukittinggi mengerahkan 115 personel gabungan dalam Operasi Zebra yang digelar mulai Senin (17/11/2025) hingga Sabtu (30/11/2025). Personel gabungan tersebut terdiri dari kepolisian, TNI, Satpol PP, Dishub, hingga Jasa Raharja.

Kasat Lantas Polresta Bukittinggi, AKP M. Irsyad Fathur R, menjelaskan bahwa operasi ini tidak hanya fokus pada kelengkapan berkendaraan, tetapi juga menyasar penindakan knalpot brong dan balap liar.

“Untuk sistemnya belum hunting, tapi stationer, ini gabungan,” ungkapnya, Senin (17/11/2025). Ia menambahkan, sistem razia dilaksanakan secara stationer, bukan sistem hunting.

Kendati demikian, Irsyad menegaskan bahwa razia hunting akan dilakukan jika ditemukan informasi adanya balap liar.

Lebih lanjut, Irsyad mengimbau kepada seluruh pengendara untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan.

Polisi juga menyatakan bahwa Operasi Zebra ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan menjelang libur panjang.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.