Pesisir Selatan – Operasi Keselamatan Singgalang 2026 di Pesisir Selatan kini mengedepankan pendekatan yang lebih lembut, dengan fokus utama pada peningkatan kesadaran masyarakat tentang keselamatan berlalu lintas. Polres Pesisir Selatan berupaya menekan angka kecelakaan melalui edukasi dan teguran humanis kepada para pelanggar.
Pada hari Sabtu (7/2/2026), kegiatan yang dipusatkan di depan Markas Polres Pesisir Selatan melibatkan berbagai unit, mulai dari tim preemtif hingga penegak hukum. Petugas terlihat membagikan brosur yang berisi pesan-pesan keselamatan dan menempelkan stiker Operasi Keselamatan Singgalang 2026 pada kendaraan-kendaraan yang melintas.
Dalam penindakan pelanggaran, pendekatan humanis menjadi prioritas. Petugas tidak langsung menjatuhkan sanksi, melainkan mengajak pengendara untuk berdialog dan memberikan penjelasan mengenai potensi bahaya yang disebabkan oleh pelanggaran lalu lintas.
Menurut keterangan dari Kasat Lantas Polres Pesisir Selatan, Operasi Keselamatan Singgalang 2026 menitikberatkan pada upaya preventif dan pembentukan kesadaran bersama. “Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa pendekatan edukatif dan humanis diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas yang berlaku.
Inisiatif ini mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Banyak pengendara yang merasa terbantu dan lebih memahami betapa pentingnya keselamatan saat berkendara. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau kondusif dan tertib, dengan arus lalu lintas yang berjalan lancar.
Polres Pesisir Selatan berharap bahwa Operasi Keselamatan Singgalang 2026 dapat menyebarkan pesan keselamatan secara luas dan berkelanjutan, sehingga tercipta budaya berlalu lintas yang tertib dan aman di kalangan masyarakat.










