Padang – Penambangan emas ilegal di Kabupaten Pesisir Selatan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Polsek Basa Ampek Balai (BAB) Tapan melakukan penindakan terhadap aktivitas ilegal tersebut di Hulu Sungai Batang Penadah, Kampung Penadah Mudik, Kenagarian Limau Purut Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Rabu (7/1/2026).
Operasi penertiban ini dipimpin langsung oleh Kapolsek BAB Tapan, dengan dukungan Wakapolsek, personel Polsek BAB Tapan, Danpos Babinsa Tapan, dan Kasi Trantib Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan.
Modus penambangan emas ilegal ini adalah dengan menyedot pasir dari dasar sungai menggunakan mesin air. Pasir yang telah disedot kemudian dialirkan ke karpet penyaring untuk memisahkan material yang diduga mengandung emas.
“Penambangan dilakukan langsung di badan sungai dengan menggunakan mesin air,” ujar Kapolsek BAB Tapan, menjelaskan metode yang digunakan para penambang ilegal. Ia juga menambahkan bahwa aktivitas ini “berpotensi merusak lingkungan dan aliran sungai.”
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Barang bukti tersebut meliputi satu unit mesin air merek Moto Yama, sebuah pipa keong, selang air sepanjang sekitar tiga meter, selembar karpet penyaring berukuran kurang lebih 50 x 40 sentimeter, sebuah semprotan air, dulang plastik, serta saringan atau filter air dari plastik.
Selain menyita peralatan, petugas juga melakukan pemusnahan terhadap tenda-tenda penambang dan perlengkapan lain yang ditemukan di lokasi penambangan.
“Seluruh barang bukti saat ini telah diamankan di Mapolsek BAB Tapan,” kata Kapolsek BAB Tapan. Ia juga menyatakan bahwa identitas para pelaku masih dalam penyelidikan karena tidak ditemukan di lokasi saat penindakan.
Kapolsek BAB Tapan juga memastikan bahwa kegiatan penertiban berjalan lancar dan situasi di lapangan tetap aman serta kondusif.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas penambangan emas tanpa izin. Tindakan tersebut melanggar hukum dan berpotensi merusak lingkungan, terutama ekosistem sungai yang vital bagi kehidupan masyarakat sekitar.











