Sawahlunto – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sawahlunto fokus pada peningkatan infrastruktur kelistrikan di tengah cuaca ekstrem. Langkah ini diambil untuk memastikan pasokan listrik yang stabil bagi masyarakat.
PLN ULP Sawahlunto menyatakan bahwa tidak ada gangguan signifikan pada jaringan listrik meskipun cuaca buruk melanda beberapa daerah. “Alhamdulillah, jaringan listrik di Sawahlunto aman dan andal. Tidak ada gangguan berarti meskipun cuaca ekstrem terjadi di sejumlah daerah lain,” ujarnya.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan, PLN ULP Sawahlunto bekerja sama dengan pihak ketiga untuk melakukan penarikan jaringan baru sepanjang 8 kilometer dan rehabilitasi jaringan sepanjang 3 kilometer. Pekerjaan ini mencakup pemasangan tiang listrik baru dengan ketinggian yang disesuaikan. “Dalam pekerjaan ini kami menggunakan kabel isolasi A3S yang lebih handal dan memiliki daya tahan lebih lama,” jelasnya.
Selain fokus pada infrastruktur, PLN ULP Sawahlunto juga memberikan bantuan pemasangan listrik kepada masyarakat kurang mampu. Sepanjang tahun 2023, sebanyak 148 warga telah menerima manfaat dari program ini.
PLN ULP Sawahlunto juga mengapresiasi kesadaran masyarakat dalam membayar tagihan listrik tepat waktu. Menurutnya, “Ini berkat kesadaran masyarakat yang semakin tinggi untuk membayar rekening listrik tepat waktu.” Ia juga menambahkan bahwa tidak ada tunggakan pembayaran listrik dari pelanggan rumah tangga, instansi pemerintah, maupun pihak swasta. Kasus pencurian atau penyambungan listrik ilegal juga nihil.
Saat ini, PLN ULP Sawahlunto melayani 16.300 pelanggan, dengan komposisi 40 persen menggunakan sistem token prabayar dan 60 persen masih menggunakan meteran pascabayar. Pembersihan jalur jaringan dari potensi gangguan pepohonan juga dilakukan secara rutin setiap tiga bulan sekali.
Terkait penerangan jalan umum (PJU), PLN ULP Sawahlunto menjelaskan bahwa hal tersebut berada di bawah kewenangan Dinas Perhubungan. “Jika ada kendala PJU, silakan dilaporkan langsung ke dinas terkait,” katanya.
PLN ULP Sawahlunto juga merupakan pelanggan tetap Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sawahlunto, dengan tagihan listrik bulanan mencapai sekitar Rp200 juta untuk operasional pompa air. Pembayaran tagihan tersebut selalu dipenuhi dengan baik.
PLN ULP Sawahlunto berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kelistrikan bagi masyarakat Kota Sawahlunto. “Komitmen kami adalah terus meningkatkan pelayanan kelistrikan bagi masyarakat Kota Sawahlunto,” pungkasnya pada tanggal yang tidak disebutkan.











