Padang Pariaman – Nagari Singguliang telah terpilih mewakili Padang Pariaman dalam ajang prestisius Penilaian Lomba Gerakan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tingkat Provinsi Tahun 2025. Kedatangan tim penilai, yang dipimpin oleh Dianita Maulin Vasco, pada 11 Februari 2025, disambut langsung oleh Rahmat Hidayat, Wakil Bupati Padang Pariaman, bersama Nita Christanti Azis, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Padang Pariaman. Hadir pula Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Padang Pariaman, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Padang Pariaman, seluruh camat se-Kabupaten Padang Pariaman, serta perangkat nagari dan elemen, masyarakat lainnya.
Hendri Satria, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Padang Pariaman, dalam sambutannya menegaskan pentingnya komitmen seluruh elemen PKK untuk terus mendukung gerakan ini dalam membangun nagari. Ia percaya bahwa tujuan pembangunan akan tercapai jika setiap program berpihak pada masyarakat, transparan, akuntabel, partisipatif, serta menganut kompetisi sehat dan desentralisasi. “Masyarakat harus diberi ruang memiliki tanggung jawab dan hak dalam pembangunan berkelanjutan,” kata Hendri.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Padang Pariaman, Nita Christanti Azis, menekankan peranan Gerakan PKK sebagai tombak dalam membina keluarga dan masyarakat menuju kehidupan yang sejahtera, mandiri, dan berakhlak mulia. Ia mengajak seluruh pihak untuk mendorong peningkatan kualitas hidup melalui 10 program pokok PKK, meliputi kesehatan, pendidikan, ekonomi kreatif hingga pelestarian lingkungan.
Di sisi lain, Dianita Maulin Vasco, Ketua Tim Penilai Provinsi, menyampaikan bahwa kunjungannya merupakan bagian dari proses verifikasi lapangan untuk penilaian lomba Gerakan PKK tingkat Provinsi Sumatera Barat. Menurutnya, lomba ini bukan hanya ajang kompetisi, melainkan sarana evaluasi, apresiasi, dan motivasi bagi kader serta masyarakat dalam menggerakkan 10 Program Pokok PKK secara nyata dan berkelanjutan. Ia juga mengapresiasi kesiapan dan dedikasi Tim Penggerak PKK Kabupaten Padang Pariaman, khususnya Nagari Singguliang, yang telah menunjukkan berbagai inovasi dan kreativitas dalam menjalankan program. “Kami melihat bagaimana Nagari Singguliang telah berupaya maksimal. Baik dari aspek kelembagaan, administrasi, hingga pelaksanaan kegiatan nyata di lapangan. Ini merupakan contoh baik dalam membangun nagari melalui gerakan PKK,” imbuhnya. Penilaian ini juga menjadi indikator penting sinergi dan kolaborasi antara PKK, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun keluarga yang berdaya, sehat, dan sejahtera.










