Selatpanjang – Darwis (72), seorang warga Desa Tenan, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Riau, ditemukan selamat pada Senin (8/9/2025) setelah hilang sejak Sabtu (6/9/2025). Saat ditemukan, Darwis mengaku dibawa ke dimensi lain saat sedang menoreh getah di kebunnya.
Khairudin (40), warga Desa Tanjung, menemukan Darwis dalam kondisi lemas sekitar 1,5 kilometer dari lokasi hilangnya. Khairudin menemukan Darwis saat sedang menyadap karet di kebunnya.
“Darwis ditemukan dalam kondisi lemas,” kata Bhabinkamtibmas Aiptu Suharyadi.
Sebelum menghilang, Darwis pergi ke kebun bersama istrinya sekitar pukul 08.00 WIB. Istrinya lebih dulu menuju kebun, sementara Darwis mencari alas untuk memarkirkan sepeda motor.
Karena Darwis tak kunjung datang, sang istri mencari dan menemukan baju suaminya di dekat kebun tetangga. Panik, sang istri kemudian meminta bantuan warga desa.
Sebanyak 238 orang dari Basarnas, kepolisian, TNI, BPBD, dan masyarakat terlibat dalam pencarian. Tim menggunakan teknik esar dengan menyisir area sekitar 0,25 kilometer dari lokasi hilangnya Darwis.
Darwis mengaku melihat sepasang orang cekcok saat akan memarkirkan motor dan berniat melerai. “Tiba-tiba, sang wanita melirik dan mengajaknya masuk ke dalam kebun lebih dalam,” ujar Darwis.
Ia mengaku seperti dihipnotis dan mengikuti wanita itu, lalu melihat kampung ramai dengan pesta dan istana. Darwis mengaku ditawari makan daging pelanduk dan terlena hingga dua malam.
“Pak Darwis mengaku berada di dimensi lain. Karena lokasi di dalam ceritanya hanya ada kebun karet. Tidak ada perkampungan, apalagi sampai melihat istana,” kata Aiptu Suharyadi.
Darwis mengaku mendengar tim pencari memanggilnya, namun ia merasa suaranya tidak terdengar dan dirinya tidak terlihat.
Setelah ditemukan, Darwis diperiksa kesehatannya dan diminta untuk beristirahat. Pihak berwenang melarangnya untuk sementara waktu menoreh getah, khawatir kejadian serupa terulang.
Pencarian melibatkan 25 anggota BPBD, 4 petugas Basarnas, 6 anggota Polsek Tebingtinggi Barat, 3 anggota Koramil Tebingtinggi, dan 200 warga.












