Painan – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) berupaya memperkuat peran posyandu sebagai pusat layanan dasar masyarakat.

Wakil Bupati Pessel, Risnaldi Ibrahim, membuka pertemuan advokasi dan koordinasi Tim Pembina Posyandu tingkat kabupaten, Kamis (28/8/2025).

Pertemuan di Hannah Hotel Syariah, Painan, itu bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Risnaldi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penguatan posyandu.

Pemerintah nagari, PKK, puskesmas, dan OPD terkait diharapkan terlibat aktif.

“Setiap perangkat daerah harus berkontribusi dalam lima program pro rakyat, yakni Nagari Sehat, Nagari Pandai, Nagari Mangaji, Nagari Kanyang, dan Nagari Sejahtera,” kata Risnaldi.

Kepala Dinas Kesehatan Pessel, Agustina Rahmadani, menjelaskan pertemuan ini dilatarbelakangi oleh Permendagri Nomor 13 Tahun 2014 tentang Posyandu dan Permenkes Nomor HK.01.07/MENKES/2015/2023 Tahun 2023 tentang Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer.

“Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat koordinasi antara Tim Pembina Posyandu, pemerintah daerah, dan stakeholder lain dalam pembinaan posyandu,” jelas Agustina.

Selama ini, posyandu lebih banyak dimanfaatkan untuk layanan dasar kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita.

Ke depan, posyandu diharapkan dapat mengakomodasi enam layanan dasar lainnya, termasuk pendidikan, sosial, perumahan, dan pekerjaan umum.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.