Padang – Perumda Air Minum (AM) Kota Padang tengah berfokus pada perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana hidrometeorologi dua bulan silam, dengan prioritas utama pada Intake Taban di Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah. Upaya ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan layanan air bersih bagi masyarakat.

Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang membangun kawat bronjong sebagai langkah perlindungan terhadap pompa sumber air. “Sebagian besar fasilitas mengalami kerusakan berat akibat banjir,” ungkapnya, Kamis (29/1/2026), menyoroti dampak signifikan dari bencana tersebut.

Selain Intake Taban, Hendra menambahkan bahwa terdapat lima intake lain yang juga tengah dalam proses perbaikan. Kerusakan pada infrastruktur ini menjadi tantangan utama dalam upaya mengembalikan distribusi air bersih secara optimal.

Meskipun demikian, Perumda AM Kota Padang terus berupaya memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi. “Perusahaan menyalurkan suplai air menggunakan mobil tangki bagi pelanggan yang belum menerima aliran,” kata Hendra, menjelaskan solusi sementara yang diterapkan.

Bahkan, layanan distribusi air bersih diperluas hingga mencakup masyarakat nonpelanggan sebagai wujud pelayanan kemanusiaan selama masa pemulihan. “Distribusi air bersih juga diberikan kepada masyarakat nonpelanggan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan selama masa pemulihan pascabencana,” imbuhnya.

Progres pemulihan distribusi air bersih telah menunjukkan peningkatan yang signifikan. “Capaian tersebut meningkat signifikan dibandingkan kondisi awal pascabencana,” ujar Hendra.

Namun, ia mengakui bahwa masih ada beberapa wilayah yang belum mendapatkan aliran air secara optimal, terutama di kawasan Gunung Nago, Kecamatan Pauh. Kendala utama yang dihadapi adalah perubahan bentangan sungai yang menghambat pemasangan pipa.

“Bentangan sungai sebelum banjir mencapai 150 meter. Pascabencana, bentangan sungai melebar hingga sekitar 250 meter. Kondisi tersebut menghambat pemasangan jaringan pipa distribusi,” jelasnya.

Perumda AM Kota Padang optimis bahwa upaya perbaikan yang sedang berjalan akan memulihkan layanan secara menyeluruh dalam waktu dekat. Hendra menyimpulkan, “Distribusi air bersih bagi pelanggan dan nonpelanggan ditargetkan kembali normal dalam waktu dekat.”

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.