Padang – Perumda Air Minum (AM) Kota Padang berupaya menanggulangi dampak kekeringan yang dialami warga Lambung Bukit pasca-banjir dengan menyalurkan bantuan pipa irigasi sementara. Langkah ini diambil sebagai solusi jangka pendek untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat yang mendesak.

Pada hari ini, Perumda AM Padang kembali mendistribusikan pipa berdiameter 280 milimeter kepada warga Lambung Bukit. Pipa tersebut rencananya akan digunakan sebagai saluran irigasi sementara, dengan tujuan utama memastikan kelancaran pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Bantuan secara simbolis diterima oleh Jamens Helyward, yang menandai komitmen Perumda AM Padang dalam mendukung pemenuhan kebutuhan air warga.

Hendra Pebrizal menegaskan komitmen perusahaan untuk membantu warga yang terdampak kekeringan, tanpa memandang status pelanggan. “Kami berkomitmen membantu warga yang mengalami kekeringan, baik pelanggan maupun nonpelanggan. Seluruh warga terdampak tetap kami bantu,” tegasnya.

Diakui bahwa sebagian wilayah masih mengalami kesulitan dalam memperoleh air bersih secara normal. Perumda AM Padang mengandalkan mobil tangki untuk menyuplai air ke wilayah-wilayah yang belum terjangkau sebagai solusi sementara.

“Warga yang belum mendapat air bersih kami bantu melalui mobil tangki. Instansi dan lembaga yang ikut membantu juga dapat mengambil air bersih dari IPA Perumda AM Padang,” ujar Hendra Pebrizal.

Perumda AM Padang telah menyiapkan dua Instalasi Pengolahan Air (IPA) sebagai sumber utama pasokan air bersih untuk bantuan ini. “Kami menyiapkan dua IPA untuk mendukung distribusi air bersih, yakni IPA Palukahan dan IPA Sikayan,” jelas Hendra Pebrizal.

Selain menyediakan air bersih, Perumda AM Padang juga menyalurkan pipa bekas yang masih layak pakai. Langkah ini diambil untuk menjaga aliran irigasi warga agar tidak terhenti total.

“Jika menunggu pembangunan irigasi permanen, warga tetap mengalami kekeringan. Karena itu kami berinisiatif membantu menggunakan pipa bekas yang masih bisa dimanfaatkan,” kata Hendra Pebrizal.

Inisiatif ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Lambung Bukit dalam menghadapi keterbatasan air. Selain itu, langkah ini menjadi solusi sementara sambil menunggu perbaikan saluran irigasi permanen selesai dikerjakan.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.