Padang – Perumda Air Minum (AM) Kota Padang tengah berfokus pada pendistribusian air bersih alternatif kepada warga terdampak kerusakan Intake dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Palukahan. Upaya ini dilakukan sembari menunggu proses perbaikan yang diperkirakan memakan waktu dua bulan.

Sebagai langkah antisipasi kekurangan air, Perumda AM mengoperasikan 15 mobil tangki setiap hari untuk menyuplai air bersih ke wilayah-wilayah yang terdampak. “Air mobil tanki itu gratis, tidak ada pungutan biaya satu rupiah pun. Kalau ada yang memungut tolong dilaporkan, karena itu gratis,” tegas Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal.

Hendra menjelaskan bahwa pihaknya juga menerapkan sistem penggiliran di wilayah Utara, khususnya di sekitar Basarnas dan Lubuk Buaya. Bagi warga yang belum mendapatkan giliran, air bersih akan disediakan melalui tedmond di lokasi pengungsian.

Perumda AM juga tengah menunggu kedatangan 260 batang pipa dari pemerintah pusat untuk mendukung perbaikan IPA Palukahan. “Kita masih menunggu pipa bantuan dari pemerintah pusat sebanyak 260 batang. Paling cepat satu minggu lagi sampai karena jalur darat dari Bekasi, Jawa Barat,” ungkap Hendra saat ditemui di Padang, Jumat (5/12).

Menurutnya, 260 batang pipa tersebut telah dikirimkan dan Perumda AM telah menyiapkan dua unit ekskavator untuk penanganan darurat di lokasi intake Palukahan. Langkah ini dinilai krusial untuk mempercepat proses pemulihan.

Saat ini, intake Guo dan Sarik telah beroperasi dengan kapasitas 100 liter per detik. Namun, Hendra mengakui bahwa kapasitas tersebut masih jauh dari ideal. “Dari sekian banyak yang sudah didaruratkan, untuk daerah layanan Basko dan Muara memang sebagian belum dapat. Karena saat ini produksi baru 300 liter per detik,” jelasnya.

Proses pemulihan terus dilakukan siang dan malam untuk mempercepat penyelesaian. Hendra meminta masyarakat untuk bersabar mengingat keterbatasan jumlah mobil tangki dan tingginya permintaan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan bantuan, termasuk Balai Wilayah Sungai dan Pemerintah Kota Padang. Dukungan ini dinilai sangat penting untuk menjaga kelangsungan layanan air bersih. “Perumda AM terus mengupayakan penyediaan air bersih secara maksimal untuk seluruh pelanggan,” pungkasnya.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.