Padang – Pertanian dan perdagangan menjadi andalan pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat pada triwulan III 2025. Peningkatan produksi komoditas unggulan dan aktivitas perdagangan daring mendongkrak perekonomian.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar mencatat kenaikan signifikan pada produksi telur ayam, daging ayam ras, kelapa sawit, kopi, dan tembakau. Sektor perdagangan juga menunjukkan tren positif.

Gubernur Mahyeldi Ansharullah menekankan pentingnya penguatan ekspor dan kerja sama antarwilayah. Ia mendorong relokasi industri ke daerah potensial seperti Kabupaten Lima Puluh Kota.

“Industri jangan terpusat di Padang. Arahkan ke daerah yang punya potensi bahan baku,” kata Mahyeldi, Kamis (6/11/2025).

Kepala BPS Sumbar, Sugeng Arianto, mengingatkan perlunya perencanaan matang dalam relokasi industri. Ia mencontohkan kasus pabrik karet yang tutup akibat biaya logistik.

Sugeng mendorong investor membangun industri CPO di titik strategis, terutama di daerah perbatasan.

Pertemuan tersebut juga membahas pengelolaan data ekonomi daerah yang akurat. BPS berkomitmen memperkuat koordinasi dan pelatihan petugas data.

Validitas data menjadi dasar pengambilan kebijakan pembangunan daerah yang tepat, tegas Gubernur Mahyeldi.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.