Bangka Selatan – PT Pertamina Patra Niaga membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBU Nelayan) pertama di Desa Tukak, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, Bangka Belitung. Pembangunan fasilitas ini bertujuan mendukung kebijakan pemerintah melalui penyediaan lembaga penyalur BBM khusus bagi nelayan.
Dalam keterangan tertulisnya pada Jumat, 19 Desember 2025, Direktur Pemasaran Regional PT Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto menyatakan bahwa langkah ini diambil mengingat peran strategis nelayan dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Pertamina Patra Niaga berkomitmen memastikan ketersediaan BBM dengan akses yang lebih dekat dan terjangkau.
Sebelumnya, nelayan harus menempuh jarak yang jauh untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Kehadiran SPBU Nelayan ini akan memudahkan nelayan dalam memperoleh BBM bersubsidi dengan lebih mudah, aman, dan efisien.
SPBU Nelayan di Desa Tukak akan dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih Tukak, yang berperan langsung dalam penyaluran BBM bagi nelayan setempat. Peletakan batu pertama pembangunan SPBU tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dari kementerian dan lembaga, serta pemerintah daerah setempat.
Saat ini, Pertamina Patra Niaga telah mengoperasikan 416 SPBU Nelayan di berbagai wilayah di Indonesia. Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kawasan pesisir, utamanya dalam efisiensi biaya operasional nelayan dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Eko menambahkan bahwa pembangunan SPBU Nelayan akan terus dilanjutkan, khususnya di sentra perikanan dan kampung nelayan. Tujuannya adalah agar pemerataan energi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan.
Ketua Koperasi Desa Merah Putih Tukak, Anwar, menyambut baik kehadiran SPBU khusus nelayan ini. Menurutnya, fasilitas tersebut akan sangat membantu aktivitas para nelayan dalam melaut. Manfaat ekonomi yang dihasilkan juga akan dikelola kembali untuk meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi dan masyarakat sekitar.











