Bandung – Klub Persib Bandung akan kembali tampil di ajang AFC Champions League Two (ACL-Two) dengan menjamu Selangor FC. Laga penyisihan Grup G ini akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis malam, 23 Oktober 2025.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyebut pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi timnya. “Ada persaingan tersendiri antara Indonesia dan Malaysia di pertandingan. Selangor adalah salah satu klub terbesar di Malaysia, jadi pertandingan ini tidak akan mudah,” ujar Bojan dalam konferensi pers di GBLA, Rabu, 22 Oktober 2025.
Pelatih asal Kroasia itu menyoroti performa Selangor yang meningkat pesat setelah memecat pelatih Katsuhito Kinoshi. Di bawah pelatih sementara asal Prancis, Christophe Gamel, klub berjuluk Red Giants itu langsung meraih dua kemenangan beruntun. Mereka menundukkan Negeri Sembilan 4-0 di Piala FA Malaysia dan mengalahkan Immigration FC 3-1 di Liga Super Malaysia.
“Setelah mengganti pelatih, mereka tampil jauh lebih baik. Mereka punya pemain-pemain bagus, terutama dalam menyerang. Selangor mencetak banyak gol,” kata Bojan.
Meski demikian, Bojan tetap optimistis. Persib sedang dalam tren positif dengan dua kemenangan beruntun. “Kami juga sedang dalam performa bagus. Saya berharap kami bisa melanjutkan tren kemenangan dan meraih hasil positif besok,” ujarnya.
Persib Bandung sebelumnya menundukkan Bangkok United 2-0 di laga penyisihan ACL-Two pada 1 Oktober 2025, lalu menang 3-0 atas PSBS Biak di ajang Super League pada 17 Oktober 2025.
Soal catatan buruknya saat menghadapi Selangor ketika masih menukangi Kuala Lumpur City FC, di mana ia tercatat kalah dua kali dan imbang empat kali, Bojan memilih tak ambil pusing. “Sekarang saya fokus mempersiapkan tim ini. Catatan masa lalu tidak penting,” katanya.
Sementara itu, pelatih Selangor, Christophe Gamel, menegaskan timnya datang ke Bandung tanpa tekanan besar. Selangor saat ini berada di posisi buncit Grup G setelah dua kali kalah, yakni 2-4 dari Bangkok United dan 2-4 dari Lion City Sailors.
“Kami tidak punya apa-apa untuk kehilangan. Sekarang kami berada di posisi terakhir, jadi yang bisa kami lakukan hanyalah maju dan bermain maksimal,” kata Gamel. “Saya percaya pada pemain-pemain saya. Mereka punya karakter, dan kita akan lihat bagaimana mereka menunjukkannya besok.”











