Padang – Program “Pulang Basamo 2026,” yang diinisiasi oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, bersama Presiden Prabowo Subianto, telah sukses mengantarkan gelombang pertama perantau Minang kembali ke kampung halaman. Kedatangan mereka di Padang pada Rabu (11/3/2026) disambut dengan suka cita oleh keluarga yang telah lama menanti.
Momen haru dan bahagia mewarnai pertemuan para perantau dengan keluarga mereka, terutama karena dapat berkumpul kembali di Sumatera Barat pada bulan Ramadan 1447 Hijriah. Program ini dinilai sangat membantu para perantau untuk merayakan bulan suci bersama keluarga.
Salah seorang perantau dengan akun @hakimnor83 mengungkapkan kebahagiaannya melalui media sosial. “Kami sampai di UMEGA jam 9 malam, bus 25. Alhamdulillah sekarang bisa buka puasa pertama bersama ayah dan ibu,” tulisnya, menggambarkan betapa berartinya program ini bagi dirinya dan keluarga.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh akun @modisya17, yang berharap program “Pulang Basamo” dapat terus berlanjut setiap tahun. Ia mengatakan, “Semoga pulbas (Pulang Basamo) diadakan tiap tahun, taraso bana sangaik membantu buat perantau Minang,” menunjukkan dampak positif program ini bagi masyarakat Minang yang merantau.
Sebelumnya, pada Minggu (8/3/2026), Andre Rosiade secara resmi melepas keberangkatan program “Pulang Basamo.” Acara pelepasan tersebut dihadiri oleh Kapolda Sumatera Barat, Gatot Tri Suryanta, serta perwakilan dari berbagai bank nasional seperti Bank Syariah Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, Bank Mandiri, dan Bank Tabungan Negara, serta jajaran Danantara yang turut memberikan dukungan.
Dalam sambutannya, Andre Rosiade menekankan kontribusi signifikan para perantau Minangkabau terhadap pembangunan daerah. Ia menyatakan, “Perantau Minang memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat.”
Lebih lanjut, ia berharap program “Pulang Basamo” tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga dapat memperkuat peran serta para perantau dalam memajukan daerah. “Kami berharap para perantau Minang terus menjadi kekuatan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang usaha bagi Sumatera Barat,” tambahnya.
Gelombang kedua program “Pulang Basamo” dijadwalkan akan diberangkatkan pada 15 Maret 2026, memberikan kesempatan bagi lebih banyak perantau Minang untuk merayakan Ramadan di kampung halaman.











